
Kota Bogor – Bogor Update
Angin tidak sedap berhembus dari jajaran Pimpinan Kecamatan (PK) DPD Partai Golkar Kota Bogor yang telah membuat surat Mosi Tidak Percaya atas kepemimpinan Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor Tauhid J Tagor.
Surat yang ditandangani oleh lima PK yaitu Ketua PK dan Sekretaris, diantaranya, PK Bogor Barat, PK Bogor Tengah, PK Tanah Sareal, Bogor Utara dan PK Bogor Timur, disampaikan ke Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat.
Ada empat poin yang ditulis dalam surat Mosi Tidak Percaya tertanggal 28 Maret 2018 itu, diantaranya, pertama, tidak terlaksananya dengan maksimal program kerja dan kebijakan kebijakan partai Golkar sebagaimana yang telah digariskan partai Golkar, baik DPD Kota Bogor, DPD Provinsi Jabar maupun DPP.
Dalam poin kedua tertuang, terindikasi dengan masiv sikap dan perbuatan Ketua DPD Golkar Kota Bogor baik secara pribadi maupun secara kelembagaan partai Golkar, berat sebelah dalam upaya memenangkan Pilkada.
Para PK menilai Ketua DPD Golkar Tauhid J Tagor lebih cenderung memposisikan kemenangan BADRA (Bima-Dedie) sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bogor daripada 2DM (Dedi Mizwar-Dedi Mulyadi) sebagai Gubernur dan wakil Gubernur Jabar.
Poin ketiga, tidak adanya transparansi terkait dana pengelolaan uang Banpol dan pengelolaan uang iuran fraksi.
Dan poin keempat, diberhentikannya bantuan keuangan untuk kegiatan PK se-Kota Bogor yang merupakan hasil keputusan Rapat Pleno DPD Golkar Kota Bogor periode sebelumnya.
Dikonfirmasi, Kepala Sekretariat DPD Golkar Provinsi Jawa Barat, Gunawan membenarkan adanya surat Mosi Tidak Percaya yang ditunjukan kepada Ketua DPD Golkar Kota Bogor Tauhid J Tagor dari para PK sekota Bogor.
“Kalau masalah surat itu memang ada, tapi bukan kapasitas saya untuk menjawab soal sirat tersebut, silahkan konfirmasi ke pengurus lain,” ungkap Gunawan, kemarin.
Sementara Ketua DPD Golkar Kota Bogor, Tauhid J Tagor saat di temui di kantornya mengatakan, terkait surat Mosi Tidak Percaya merupakan isu yang tidak jelas sumbernya.
Namun demikian, semua tergantung pihak DPD Jawa Barat dan silahkan ditanyakan langsung ke pihak DPD Golkar Provinsi Jabar.
“Silahkan kalian menghubungi Pak Iswara di DPD Golkar Provinsi Jawa Barat kalau soal adanya surat Mosi Tidak Percaya,” ujar Tagor.
Menurutnya, kaitan soal Pilkada, saat ini DPD Golkar Kota Bogor sedang berjuang dan berjalan di Pilkada, bahkan sekarang lagi kuat kuatnya baik di Pilwalkot dan Pilgub Jabar.
Soal pembagian tugas, Tagor mengemukakan bahwa semuanya sudah diatur oleh partai, baik untuk Pilwalkot maupun Pilgub Jabar.
“Saya memegang jabatan sebagai Ketua Tim Badra untuk Pilwalkot Bogor, dan untuk Ketua Tim 2DM dipegang oleh Heri Cahyono selaku Sekretaris DPD Golkar Kota Bogor,” ujarnya.
Masih kata dia, sebagai pengarah di tim 2DM, jadi dirinya tidak melepaskan begitu saja.
“Setiap rapat pleno kita selalu bicarakan Badra untuk Kota Bogor dan 2DM untuk Pilgub Jabar,” jelasnya. (As)
Editor : Endi







