Kadispora Jawa Barat, Heri Antasari. (Abizar)
Olahraga, BogorUpdate.com – Persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat (Jabar) 2026 terus dimatangkan. Kota Bogor bersama Kota Depok dan Bekasi ditetapkan sebagai tuan rumah ajang olahraga empat tahunan tersebut.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Jawa Barat, Heri Antasari, menyampaikan bahwa Bogor konsisten berkomitmen dalam penyelenggaraan Porprov meski terdapat berbagai dinamika.
“Persiapannya sampai sekarang masih berlangsung terus, dan alhamdulillah Kota Bogor tetap konsisten berkomitmen sebagai tuan rumah bersama Depok dan Bekasi,” kata Heri saat menyambangi sekretariat PWI Kota Bogor, Jumat (29/8/25).
Heri menegaskan, meski terdapat dinamika terkait program, bantuan keuangan, maupun infrastruktur, penyelenggaraan Porprov tetap harus berjalan sebagai ajang pembinaan atlet berprestasi sekaligus menjaga marwah Jawa Barat di bidang olahraga.
Baginya, Porprov 2026 memiliki perbedaan dibanding edisi sebelumnya. Selain jumlah tuan rumah yang mencapai tiga kota, penyelenggaraan kali ini berlangsung di masa awal kepala daerah baru, baik gubernur maupun wali kota/bupati.
“Hal itu tentu akan mewarnai penyelenggaraan, terutama dari sisi anggaran dan penyesuaian lainnya,” ujarnya.
Porprov 2026 rencananya mempertandingkan 94 cabang olahraga. Ajang ini juga disebut sebagai momentum penting dalam menjaring atlet muda Jawa Barat menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Kenapa harus dilaksanakan di tahun 2026, tidak boleh menyeberang ke 2027, karena tahun itu sudah masuk persiapan PON 2028. Jadi Porprov ini penting untuk seleksi atlet kota/kabupaten yang akan masuk ke backup PON 2027,” tutur Heri.
Ia menambahkan, Kota Bogor memiliki peran penting dalam kontribusi medali Jawa Barat di PON sebelumnya. Karena itu, kualitas penyelenggaraan Porprov diyakini akan berpengaruh langsung pada prestasi Jabar di level nasional.
“Target kita di PON tetap ingin jadi juara umum. Tapi itu perlu upaya luar biasa, kolaborasi seluruh kota/kabupaten. Kalau Porprov berkualitas dan menghasilkan atlet berkualitas, otomatis peluang kita di PON juga akan lebih baik,” tuntasnya. (Abizar)













