Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim. (Foto: Abizar)
Kota Bogor, BogorUpdate.com – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengusulkan penambahan dua koridor baru TransJakarta yang menghubungkan Kota Bogor dengan wilayah Jakarta. Usulan tersebut disampaikan saat pertemuan dengan Gubernur Daerah Khusus Jakarta (DKJ) baru-baru ini.
Dedie menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Provinsi DKJ yang telah memberikan dukungan melalui pengoperasian layanan TransJakarta rute Blok M-Botani Square, Bogor. Ia menilai kehadiran layanan tersebut sudah sangat membantu mobilitas warga Bogor yang beraktivitas ke Jakarta.
“Kemarin pada saat pertemuan dengan Gubernur DKI, kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Gubernur DKI yang sudah memberikan bantuan dalam bentuk koridor TransJakarta dari Blok M ke Bogor, ke Botani,” ujar Dedie, Jumat (31/10/25).
Namun demikian, Dedie menilai perlu ada penambahan jalur baru untuk semakin memperluas jangkauan transportasi publik dan menekan angka kemacetan, baik di Bogor maupun Jakarta.
“Kita minta juga ada tambahan, karena tentu dalam rangka menurunkan tingkat kemacetan di DKJ itu harus ada upaya untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi publik,” jelasnya.
Menurut Dedie, peningkatan kualitas layanan publik seperti TransJakarta dapat menjadi solusi agar masyarakat yang biasa menggunakan kendaraan pribadi, terutama mobil, mau beralih ke transportasi umum yang lebih nyaman.
“Orang-orang yang punya kendaraan roda empat ini kan enggak pengen desak-desakan, pengennya AC-nya dingin. Nah, TransJakarta itu sudah memberikan layanan dengan standar yang cukup tinggi,” kata Dedie.
Adapun dua rute baru yang diusulkan Pemerintah Kota Bogor adalah koridor Ciawi-Sudirman dan Bubulak-SCBD (Sudirman Central Business District). Ia berharap, dengan dua tambahan koridor tersebut, mobilitas masyarakat akan lebih efisien dan jumlah kendaraan pribadi yang masuk Jakarta dapat berkurang.
“Kalau total penumpang TransJakarta di Kota Bogor saat ini sudah mencapai lebih dari 6.000 orang per hari,” ungkap Dedie.
Pemerintah Kota Bogor berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKJ dalam memperluas layanan transportasi publik lintas wilayah demi mendukung sistem mobilitas yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. (Abizar)












