Bogor, BogorUpdate.com, Komunitas Pengusaha Tour and Travel Bogor (KPTTB) menyatakan dukungannya kepada pemerintah yang berencana membentuk Kementerian Umrah dan Haji. Hal itu disampaikan mereka saat beraudiensi dengan Pusat Pelayanan Haji dan Umroh Terpadu Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, belum lama ini.
Ketua KPTTB Umar Toha menyampaikan, sebagai stakeholder pihaknya siap bersinergi dan mendukung pemerintah, salah satunya melakukan pendataan jamaah umrah dan haji.
“Sekaligus melakukan mitigasi terkait fenomena pengepul umrah mandiri,” kata dia.
Ia juga menegaskan, pihaknya siap menjadi ‘mata’ dan ‘telinga’ pemerintah dalam menyikapi fenomena pengepul umrah mandiri, mengingat keterbatasan yang dimiliki pemerintah. “Kami adalah orang lapangan, yang lebih banyak melihat langsung,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kota Bogor Indra Karmawan menyampaikan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan KPPTB untuk memberikan fasilitas manasik. Sehingga mereka tak perlu melaksanakan manasik di hotel.
“Sementara fasilitas ini hanya untuk anggota KPTTB. Sebab, di Kota Bogor ini banyak travel tetapi tidak lapor ke kami. Langkah tersebut sekaligus mitgasi, agar perusahaan travel tak liar dalam berusaha,” ujarnya.
Ia juga menekankan kepada KPTTB untuk melaporkan apabila ada temuan mengenai pengepul umrah mandiri, yang merugikan para pengusaha travel.
“Masyarakat sebelum menggunakan jasa travel, baiknya koordinasi dan mengecek langsung ke kami soal legalitas dan izin travel,” imbuh dia.(ayu)













