Cibinong, BogorUpdate.com – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Lomba Burung Berkicau Mahkota Binokasih Piala Bupati Bogor Tahun 2025 yang berlangsung meriah di Lapangan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong. Kegiatan ini diikuti oleh 845 peserta dari berbagai daerah di Jabodetabek, bahkan lintas kota dan kabupaten.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, Ria Marisa, mengatakan lomba burung berkicau ini merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah Daerah bersama komunitas pecinta burung, khususnya komunitas BNR, dalam rangka mempromosikan Kabupaten Bogor sebagai destinasi kegiatan dan wisata berbasis komunitas.
“Hari ini kita mengadakan lomba burung berkicau tingkat Kabupaten Bogor yang diinisiasi oleh pemerintah daerah bersama komunitas. Pesertanya mencapai 845 orang dan masih ada beberapa sesi kategori yang sedang diselesaikan,” ucap Ria Marisa kepada Bogorupdate.com Minggu (14/12/25).
Selanjutnya Ia juga menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pemasaran daerah agar Lapangan Tegar Beriman semakin dikenal luas oleh masyarakat Jabodetabek sebagai lokasi penyelenggaraan event berskala besar.
“Alhamdulillah, Piala Bupati Bogor hari ini sudah dilaksanakan. Peserta dan pemenang berasal dari berbagai daerah seperti Tangerang, Depok, dan wilayah lainnya. Ini membuktikan bahwa event ini memiliki daya tarik lintas daerah,” jelasnya.
Ria Marisa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh komunitas pecinta burung, panitia, serta pihak-pihak yang terlibat dalam menyukseskan acara tersebut.
“Kegiatan ini merupakan wujud sinergi pemerintah daerah dengan komunitas. Kami memang menggandeng berbagai komunitas di Kabupaten Bogor, mulai dari komunitas motor, mobil, film, hingga hari ini komunitas burung berkicau, karena komunitas ini memiliki jaringan nasional,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa nama Mahkota Binokasih dipilih sebagai simbol budaya dan sejarah Kabupaten Bogor yang berkaitan erat dengan peninggalan Kerajaan Pajajaran.
“Mahkota Binokasih adalah mahkota khas Kerajaan Pajajaran. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin mengangkat dan melestarikan nilai budaya serta sejarah Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Untuk hadiah, panitia menyiapkan berbagai apresiasi menarik, mulai dari piala, hadiah uang tunai, hingga hadiah utama berupa mobil dan sepeda motor. Bahkan, hadiah terbesar yang diperebutkan pada salah satu kategori mencapai Rp 20 juta.
Menariknya, salah satu peserta lomba berasal dari Wali Kota Depok, yang juga merupakan bagian dari komunitas pecinta burung. Dalam salah satu kategori yang diikutinya, ia berhasil meraih kemenangan.
“Alhamdulillah, salah satu wali kota ikut serta sebagai peserta dan berhasil menang. Ini menjadi bukti bahwa lomba ini terbuka untuk semua kalangan,” tutup Ria Marisa.
Dengan terselenggaranya lomba ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap event berbasis komunitas dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata dan penguatan citra Kabupaten Bogor di tingkat regional maupun nasional. (Gus)







