Scroll untuk baca artikel
HomeNewsOtomotif

Pentingnya Escape Route saat Berkendara, Minimalisir Kecelakaan

×

Pentingnya Escape Route saat Berkendara, Minimalisir Kecelakaan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi- Tips aman mendahului kendaraan bagi pengendara motor.

Otomotif, BogorUpdate.com, Memahami escape route atau jalur penyelamatan alternatif menjadi salah satu perilaku penting dalam berkendara aman.

Dengan selalu menyiapkan ruang untuk menghindar, pengendara motor dapat lebih siap dalam menghadapi kondisi darurat yang bisa terjadi secara tiba-tiba di jalan raya.

Masih banyak pengendara yang fokus hanya pada kendaraan di depan dan kurang memperhatikan lingkungan sekitar.

Padahal, situasi lalu lintas dapat berubah dengan cepat seperti kendaraan yang mendadak berhenti, pejalan kaki yang tiba-tiba menyeberang, hingga kendaraan lain yang berpindah jalur tanpa memberikan isyarat.

Escape Route

Escape route adalah jalur alternatif yang dipersiapkan pengendara sebagai langkah menghindar ketika muncul potensi bahaya.

Jalur ini bisa berupa ruang kosong di sisi kiri atau kanan jalan, celah aman di antara kendaraan, ataupun area lain yang memungkinkan pengendara terhindar dari benturan.

Dengan kebiasaan ini, pengendara memiliki pilihan manuver yang lebih aman dan tidak terjebak pada satu arah saat kondisi darurat terjadi.

Saat kendaraan di depan mengerem mendadak, pengendara dapat langsung mengalihkan motor ke jalur aman tanpa panik.

Pandangan menjadi lebih luas dan aktif membaca kondisi sekitar, bukan hanya terpusat ke depan. Dengan ruang alternatif, pengendara dapat menghindar ke samping dengan lebih aman.

Pengendara juga bisa mengantisipasi lubang jalan, hewan menyeberang, hingga kendaraan mogok dapat diantisipasi lebih efektif.

Berikut ini cara menerapkan Escape Route di jalan raya:

1. Amati area kiri dan kanan secara berkala untuk menemukan celah aman.

2. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan.

3. Hindari posisi terlalu dekat dengan kendaraan besar karena memiliki blind spot luas.

4. Pastikan jalur yang akan dipilih aman dari pejalan kaki dan kendaraan lain.

5. Tetap tenang dan responsif dalam menilai situasi.(ayu)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *