Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

UPT Pajak Parung Bentuk Tim Efektif Dukung Program Relaksasi PBB 2026

×

UPT Pajak Parung Bentuk Tim Efektif Dukung Program Relaksasi PBB 2026

Sebarkan artikel ini

Parung, BogorUpdate.com – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) resmi meluncurkan program relaksasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2026.

Kepala UPT Pajak Daerah Kelas A Wilayah Parung, Herry Hannanditha, mengatakan bahwa pihaknya telah menyusun laporan realisasi tahun 2025 serta program kerja dan rencana kerja untuk tahun 2026 sejak awal Januari.

“Alhamdulillah per 2 Januari 2026 kami sudah menyusun laporan tahun 2025, dan untuk 2026 kami sudah membuat program kerja dan rencana kerja, bahkan hingga matriks kerja,” ujar Herry.

Ia menjelaskan, UPT Pajak Parung juga telah membentuk tim efektif yang dikendalikan oleh para koordinator atau Kepala Satuan Pelayanan (Kasapel). Pembagian target disusun berdasarkan realisasi tahun sebelumnya.

“Setiap koordinator dan tim efektif sudah menyampaikan ekspose rencana kerja 2026 terkait target. Terus terang, mempertahankan capaian 2025 untuk 2026 itu sangat berat,” katanya.

Menurut Herry, potensi pajak di wilayah Parung cukup besar sehingga target yang dibebankan juga tinggi. Pada tahun 2025, target perubahan UPT Pajak Parung sebesar Rp 300,33 miliar, dengan realisasi mencapai Rp 309,17 miliar.

“Artinya capaian kami sebesar 102,94 persen, atau surplus sekitar Rp 8 miliar. Bahkan dari target awal sebesar Rp293,14 miliar, realisasi mencapai 105,47 persen, dengan kelebihan sekitar Rp16,02 miliar,” jelasnya.

Meski target resmi tahun 2026 belum ditetapkan oleh pimpinan, Herry menyebut pihaknya telah menjadikan capaian 2025 sebagai acuan. Fokus utama ke depan adalah mengejar piutang pajak yang masih tersisa.

“Kami sudah menyusun perhitungan sendiri sebagai dasar, tinggal mengejar piutang yang masih ada. Setiap koordinator kecamatan bersama tim efektif sudah menyiapkan ekspose untuk menghadapi target 2026,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *