Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Bensin Pertalite Tercampur Air di SPBU Parungpanjang, 19 Kendaraan Mogok

×

Bensin Pertalite Tercampur Air di SPBU Parungpanjang, 19 Kendaraan Mogok

Sebarkan artikel ini
Video beredar puluhan kendaraan alami mogok usai isi bensin jenis pertalite di SPBU Parungpanjang yang telah tercampur air. (Tangkapan layar)

Parungpanjang, BogorUpdate.com – Sebanyak 17 motor dan dua mobil mogok usai mengisi bensin jenis pertalite di SPBU yang berlokasi di Jalan Raya Muhamad Toha, Desa Cibunar, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Parungpanjang, Kompol Mohammad Taufik membenarkan adanya kejadian tersebut pada Jumat, (13/2/2026).

“Betul, ada 17 motor dan dua mobil mengalami trouble mesin setelah mengisi bensin pertalite di SPBU itu,” ujar Taufik kepada BogorUpdate.com saat dikonfirmasi via seluler, Sabtu, (14/2/2026).

Taufik menjelaskan, mogoknya puluhan kendaraan itu terjadi pada pukul 21.30 WIB setelah mengisi bensin jenis pertalite di SPBU tersebut.

“Setelah kita cek ke lokasi, ternyata betul di tangki kendaraan penyimpanan pertalite itu ada air yang telah tercampur. Jadi, dipastikan ada kandungan air di dalam tangki tersebut, tapi yang pertamax itu tidak,” katanya.

Untuk penyebab adanya air di tangki itu, kata Taufik, penyelidikan akan dilakukan lebih lanjut.

“Penyebab pastinya masih kita dalami karena saat ini kita telah bekerja sama dengan para ahli,” paparnya.

Taufik menambahkan, operasional penjualan di SPBU tersebut telah dihentikan sementara pasca mogoknya puluhan kendaraan.

“Operasional penjualan di SPBU itu telah dilakukan penghentian sementara, untuk sampai kapannya itu nanti sampai dipastikan dari pengawas Pertamina,” ungkapnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, lanjut Taufik, pihak SPBU telah bersedia mengganti rugi terhadap puluhan kendaraan yang tiba-tiba mengalami kerusakan mesin.

“Jenis pertanggung jawabannya itu pihak SPBU bersedia melakukan perbaikan kendaraan yang rusak,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *