Kota Bogor, BogorUpdate.com – Pemerintah Kota Bogor terus melanjutkan penataan kawasan kota secara bertahap demi menjaga ketertiban dan memperindah lingkungan.
Pada kegiatan di kawasan Jalan Pedati, Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, turun langsung untuk memastikan hasil penertiban sebelumnya tetap terjaga.
Menurut Dedie, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan lapangan agar kondisi tidak kembali semrawut seperti sebelumnya. Ia mengungkapkan bahwa masih ada oknum yang mencoba memanfaatkan celah untuk melanggar aturan.
“Pagi ini kita cek langsung. Dari laporan masyarakat, masih ada yang mencoba mencari kesempatan,” ujarnya, Senin (6/4/26).
Ia menilai bahwa menjaga ketertiban bukan perkara mudah. Pelanggaran masih terjadi meski tidak masif, sehingga dibutuhkan konsistensi dalam penegakan aturan agar hasil penertiban bisa bertahan.
Penataan tidak hanya dilakukan di Jalan Pedati, tetapi juga menyasar sejumlah titik lain seperti Jalan Seke Tengk, Jalan Gang Aut, dan Jalan Roda. Kawasan tersebut dinilai rawan pelanggaran sehingga perlu pengawasan lebih intensif.
Dedie menegaskan, penataan ini bukan sekadar merapikan kawasan, tetapi juga bertujuan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat. Ia juga menyebut adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kodim 0606, sebagai faktor penting dalam memperkuat pelaksanaan di lapangan.
“Ini bentuk keseriusan kita menata kembali Kota Bogor agar lebih tertib dan nyaman,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Bogor pernah dikenal sebagai kota yang indah. Oleh karena itu, upaya penataan ini diharapkan mampu mengembalikan citra tersebut.
Program penertiban ini juga sejalan dengan konsep nasional ASRI (Aman, Sehat, Bersih, dan Indah). Namun, Dedie menekankan bahwa penerapannya membutuhkan proses dan kerja sama semua pihak.
“Tidak bisa instan, yang penting kita konsisten,” ucapnya.
Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga ketertiban lingkungan. Partisipasi warga dianggap sebagai kunci utama keberhasilan penataan kota.
Dengan pengawasan yang terus dilakukan, Pemkot Bogor optimistis penataan kawasan ini akan membawa dampak positif, tidak hanya dari sisi estetika kota, tetapi juga terhadap kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang. (Abizar)












