Kota Bogor, BogorUpdate.com – Sejumlah pedagang es kopi keliling atau yang dikenal sebagai starling di Kota Bogor mengeluhkan kenaikan harga plastik es di pasaran. Lonjakan harga ini dinilai memberatkan karena berdampak langsung pada biaya operasional harian.
Salah satu pedagang starling, Andi (35), mengungkapkan bahwa harga plastik es mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Padahal, plastik merupakan kebutuhan utama dalam berjualan minuman dingin seperti es kopi.
“Biasanya beli plastik masih terjangkau, sekarang naik jadi Rp50 ribu, lebih mahal. Lumayan terasa, apalagi kita jualan kecil,” ujar Andi saat ditemui di kawasan Lapangan Sempur, pusat Kota Bogor, Senin (6/4/2026).
Menurut para pedagang, kenaikan harga plastik terjadi setelah momentum Lebaran. Tidak hanya plastik es, sejumlah bahan pendukung lainnya juga dilaporkan ikut mengalami kenaikan.
Kondisi tersebut memaksa pedagang mencari cara agar tetap bertahan.
Sebagian memilih mengurangi ukuran kemasan, sementara yang lain terpaksa menaikkan harga jual meski khawatir kehilangan pelanggan.
“Kalau harga dinaikkan, takut pembeli berkurang. Tapi kalau tidak, keuntungan jadi sangat tipis,” tambahnya.
Para pedagang berharap harga plastik es dapat kembali stabil agar tidak terus menekan biaya usaha mereka. Mereka juga meminta adanya perhatian dari pemerintah untuk membantu menjaga kestabilan harga bahan kebutuhan usaha kecil.
Kenaikan harga bahan pendukung seperti plastik ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku usaha mikro di Kota Bogor, terutama yang bergantung pada penjualan minuman siap saji di tengah cuaca panas dan tingginya persaingan. (Abizar)






