Cibinong, BogorUpdate.com – Musim kemarau yang panjang mengakibatkan 1.177 orang mengalami krisis air bersih di Kabupaten Bogor.
Ketua Tim Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Andi Sumardi mengatakan bahwa krisis air bersih itu melanda tiga kecamatan di Kabupaten Bogor sejak 10-12 Juni 2026.
Pertama, Kampung Tonggoh RT 04 RW 03, Desa Gunungsari, Kecamatan Citeureup. Kedua, Kampung Parakan Muncang RT 03 RW 04, Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung. Ketiga, Kampung Ciburial RT 03 RW 03, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang.
Rinciannya, krisis air bersih melanda 125 kepala keluarga (KK) atau 517 orang di Kecamatan Citeureup, 60 KK atau 217 orang di Kecamatan Nanggung, dan 137 KK atau 443 orang di Kecamatan Babakan Madang.
“Total yang mengalami kekeringan atau krisis air bersih ada 322 KK atau 1.177 orang dari Kecamatan Citeureup, Kecamatan Nanggung, dan Kecamatan Babakan Madang,” ujar Andi kepada BogorUpdate.com saat dikonfirmasi via seluler, Selasa, (16/6/2026).
Andi menyebut, saat ini BPBD Kabupaten Bogor telah mendistribusikan air bersih ke tiga kecamatan yang terdampak tersebut.
“5 ribu liter atau 1 rit air bersih telah didistribusikan ke tiga kecamatan terdampak,” katanya.
Untuk menanggulangani musim kemarau yang berkepanjangan, kata Andi, pihaknya akan melakukan pengeboran air ke titik-titik yang sulit air bersih.
“Langkah dan upayanya pengadaan toren air dan pengeboran air akan dilakukan,” tutupnya.
(Erwin)












