Scroll untuk baca artikel
HomePemerintahan

Kepiawaian Seorang Mantan Tukang Kayu Dalam Menyelamatkan Bangsa

×

Kepiawaian Seorang Mantan Tukang Kayu Dalam Menyelamatkan Bangsa

Sebarkan artikel ini

Foto Maret Samuel Sueken, ketua umum JPKP saat bertemu presiden Jokowi

 

BogorUpdate.com – Jokowi membuat gebrakan baru untuk pilpres 2019. Mantan tukang kayu asal Solo tersebut memilih Prof. DR. Kyai H. Ma’ruf Amin sebagai pendampingnya. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia atau MUI, Maruf Amin itu dipilih Jokowi berdasarkan kesepakatan dari sembilan partai pendukung yang tergabung dalam Koalisi Indonesia.

 

Ketua Umum Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP), Maret Samuel Sueken mengatakan, bagi JPKP sikap Jokowi memilih Ma’ruf Amin sebagai pendamping tidak sekedar menang di Pilpres 2019 tetapi untuk menyelamatkan bangsa agar damai, sekaligus memutus ambisius para elit partai dalam menggembosi jalannya pemerintahan Jokowi.

 

” Mereka tidak ada ruang untuk bermain karena seorang wakil akan fokus kerja mendampingi presiden tanpa kepentingan politik 2024, sebaliknya Jokowi akan membiarkan para generasi lanjutan untuk bertanding di 2024, figur itu sudah ada saat ini dimulai dari Anies, Sandiaga Uno, AHY, dan lain-lain nya,” ujar nya melalui pesan WhatsApp kepada BogorUpdate.com, Jumat (10/8/18) Malam.

 

Dia menambahkan, mereka akan lahir menjadi petarung Pilpres 2024 bersama pendatang baru seperti Ridwan Kamil, TGB, Risma, Nurdin Abdullah, Jenderal Tito, dan lain-lain.

 

“Jadi 2019 adalah kepiawaian seorang Jokowi mengantarkan Indonesia menuju negara demokrasi yang sesungguhnya, tentu dengan memilih wakil yang membungkam para penghaus kekuasaan yang tidak bisa lagi menggembosi dari kabinet kerja, mereka akan bertarung secara terbuka dengan menunjukkan simpati rakyat melalui kinerja bebas dari maling,” imbuh Samuel.

 

Lanjut Samuel, barang siapa yang terjerat Korupsi maka tidak akan ada tempat di 2024, ini sangat berat karena tanpa duit mereka juga akan sulit memenangkan pertarungan itu.” Di 2024 nanti akan menjadi sangat berat, karena siapapun kontestan nya tak akan bisa lagi memakai uangnya untuk merebut kekuasaan. Jadi mulailah dengan politik yang benar tanpa korupsi,” Pungkas Samuel. (Rie)

 

 

 

Editor : Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *