Cibinong, BogorUpdate.com – Festival Budaya Nusantara menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang mempererat semangat kebhinekaan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat.
Mewakili Bupati Bogor Rudy Susmanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan Festival Budaya Nusantara merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kebudayaan dengan Sekolah Vokasi IPB University.
Menurut Ajat, festival tersebut telah rutin diselenggarakan oleh Sekolah Vokasi IPB selama 17 tahun sebagai media edukasi dan pelestarian budaya bagi generasi muda. Tahun 2026 menjadi kali pertama festival tersebut diselenggarakan di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor.
“Sebagaimana arahan Bapak Bupati, Kabupaten Bogor dibangun dengan semangat kebhinekaan. Karena itu, rangkaian Hari Jadi Bogor diawali dengan kegiatan yang menampilkan keberagaman budaya Nusantara,” ujar Ajat.
Festival Budaya Nusantara menghadirkan berbagai penampilan seni, pakaian adat, kuliner tradisional, serta budaya dari 22 provinsi di Indonesia. Beragam kekayaan budaya dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Papua tampil memeriahkan kegiatan yang dipadati masyarakat.
Ajat juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa semester dua Sekolah Vokasi IPB University yang menjadi penggagas dan pelaksana kegiatan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan peran aktif generasi muda dalam menjaga dan memperkenalkan warisan budaya Indonesia.
“Ini merupakan kolaborasi yang luar biasa. Tidak hanya menyuguhkan pertunjukan seni, tetapi juga memperkenalkan kuliner khas dan berbagai warisan budaya yang perlu terus dijaga serta dilestarikan,” katanya.
Lebih lanjut, Ajat menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat pelestarian budaya dan sejarah daerah. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah pembentukan Dinas Kebudayaan sebagai perangkat daerah yang secara khusus menangani pelestarian budaya benda maupun budaya tak benda.
“Perhatian Bapak Bupati terhadap kebudayaan sangat besar. Selain melestarikan situs-situs budaya, Pemerintah Kabupaten Bogor juga terus memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia kebudayaan, serta mempromosikan sejarah dan budaya Sunda sebagai identitas daerah,” tutup Ajat.












