Cibinong, BogorUpdate.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, membuka Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan ini digelar bersama BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel.
Ajat menyampaikan, workshop ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Bogor.
“Melalui evaluasi yang komprehensif, kita dorong pengelolaan keuangan desa yang lebih transparan, akuntabel, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, besarnya anggaran desa yang mencapai sekitar Rp1,6 triliun harus diimbangi dengan perencanaan dan pengawasan yang baik.
“Setiap rupiah harus memberikan manfaat nyata. Tidak hanya tertib administrasi, tapi juga berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Ajat juga menyoroti keberadaan BUMDes. Dari total yang ada, tercatat 262 BUMDes aktif dan 154 belum aktif.
“Kami ingin BUMDes benar-benar menjadi penggerak ekonomi desa, bukan sekadar formalitas,” katanya.
Ia menambahkan, tata kelola desa yang baik menjadi fondasi pembangunan daerah hingga nasional.
“Kita bangun Indonesia dari desa, dimulai dari Kabupaten Bogor,” pungkasnya.












