Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeHukum & KriminalNews

ASN Tersangka Kasus Korupsi RSUD Bogor Utara Tak Kooperatif Saat Diperiksa, Kejari Sebut Ada Tekanan dari Pihak Lain

×

ASN Tersangka Kasus Korupsi RSUD Bogor Utara Tak Kooperatif Saat Diperiksa, Kejari Sebut Ada Tekanan dari Pihak Lain

Sebarkan artikel ini
ASN Kabupaten Bogor yang dijadikan tersangka kasus korupsi proyek RSUD Bogor Utara saat digiring menuju Lapas Pondok Rajeg. (Erwin | Bogorupdate)

Cibinong, BogorUpdate.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor menyebut ada tekanan dari pihak lain usai tim penyidik memeriksa atau menginterogasi Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial BAP yang ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi proyek RSUD Parung atau RSUD Bogor Utara.

Kasubsi Penyidikan Kejari Kabupaten Bogor, Muhammad Reza Andhika Damascena mengatakan bahwa tim penyidik telah memeriksa BAP selama hampir 8 jam lamanya.

Dalam pemeriksaan itu, lanjut dia, sekitar 36 pertanyaan diajukan kepada BAP terkait korupsi pada proyek RSUD Bogor Utara yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp 9,1 miliar.

“Hasil pemeriksaan, yang bersangkutan kurang kooperatif dan berbelit-belit dalam memberikan keterangan,” ujar Reza kepada wartawan di Cibinong, Rabu, (29/7/2026).

Reza menyebut, salah satu materi yang menjadi fokus pemeriksaan adalah mekanisme penentuan penyedia jasa saat BAP menjabat sebagai anggota Pokja Pemilihan Khusus 10.

Dia menambahkan, BAP mengaku mendapat tekanan dari pihak lain saat proses pemeriksaan, sehingga jawabannya tidak spesifik.

“Contohnya bagaimana sistem atau teknis Pokja itu ditentukan, yang bersangkutan mengatakan banyak tekanan dan banyak hal yang tidak langsung masuk pada teknisnya,” katanya.

Lebih lanjut, Reza mengungkapkan bahwa tim penyidik masih terus mendalami perkara tersebut dengan memeriksa para saksi lain untuk memastikan adanya dugaan keterlibatan dari pihak lain.

“Penyidik masih harus membutuhkan dan cross check lagi keterangan yang sudah diberikan oleh BAP ini dan juga hal-hal yang telah tersangka sampaikan,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *