Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Presiden Prabowo Minta Atap Rumah Pakai Ijuk dan Rumbai untuk Kesehatan, Pemkab Bogor Berencana Bangun Satu Percontohan

×

Presiden Prabowo Minta Atap Rumah Pakai Ijuk dan Rumbai untuk Kesehatan, Pemkab Bogor Berencana Bangun Satu Percontohan

Sebarkan artikel ini

Cibinong, BogorUpdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengaku siap menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, terkait pergantian seng pada atap rumah menjadi ijuk dan rumbai.

Usulan itu diminta Prabowo lantaran atap rumah di Indonesia banyak yang menggunakan seng. Menurut dia, penggunaan seng memiliki dampak negatif bagi kesehatan dengan bisa mengakibatkan kanker paru-paru.

“Aslinya bangsa Indonesia tidak pakai seng. Kalau perlu kita kembali pakai ijuk, kembali pakai rumbai,” kata Prabowo saat meresmikan renovasi bangunan cagar budaya Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis, (30/7/2026).

“Seng ini cepat berkarat, karat ini tidak baik untuk kesehatan. Begitu banyak nanti penyakit paru-paru tanpa kita sadari,” lanjutnya.

Menanggapi itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto mengatakan bahwa saat ini belum ada instruksi langsung dari Presiden Prabowo ke Pemkab Bogor kaitan hal tersebut.

“Terkait arahan itu sampai saat ini masih belum ada instruksi dari Pak Bupati, nanti kalau sudah ada ditindaklanjuti kaitan itu,” ujar Eko kepada wartawan di Cibinong, Selasa, (4/8/2026).

Eko menjelaskan, tindaklanjut arahan dari Presiden Prabowo itu nantinya Pemkab Bogor berencana membangun satu tempat percontohan, seperti percontohan Sekolah Rakyat di Jasinga.

Sehingga, lanjut dia, nantinya wilayah lainnya akan mengikuti untuk mengganti atap seng menjadi ijuk atau rumbai secara perlahan.

“Proses tindaklanjutnya itu Pak Bupati biasanya memberikan satu contoh rumah dulu di beberapa tempat, sehingga nanti yang lain menyesuaikan,” tutupnya. (Erwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *