Kota Bogor, BogorUpdate.com – Hari Terakhir ke-7 pencarian Bayu Zulkarnaen dihentikan oleh TimSAR pada Rabu 19 Agustus 2026 pukul 15.00-15.30 WIB setelah ashar.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan,
”Tadi kita hentikan pas ba’da Asar, jam 15.00–15.30. Jam 16.00 kita lakukan evaluasi akhir, termasuk tadi sampai berarti di sekitar 16.30 dinyatakan operasi ditutup,” ujar Dimas pada (19/8/26).
Namun Basarnas selaku OSC (On Scene Commander) tidak menutup kemungkinan operasi SAR juga bisa dibuka kembali ketika memang ada potensi.
”Ketika memang ditemukan informasi ataupun bahan keterangan yang lain,” tuturnya.
Ia juga mengatakan pencarian sudah di lakukan sampai ke 7 sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) berlaku.
”hari ke-7, ini total berarti sudah satu minggu. Tim tadi sudah lakukan evaluasi, sudah melakukan penyisiran ulang yang mungkin memang sudah beberapa kali kita lakukan. Namun belum menemukan tanda-tanda yang menunjukkan keberadaan dari Saudara Bayu,” tuturnya.
Jadi, penyisiran hari ke 7 ini TIM SAR lakukan dari titik nol ke Jembatan Pamoyanan, BNR, Bendung Empang hingga ke Gunung Batu atau Sarejo.
”Jadi kurang lebih SAR yang dilakukan itu di jalur air sudah beberapa kali memang dilakukan. Namun memang secara visualisasi belum nampak tanda-tanda, ” tuturnya.
Selain itu, Kegiatan yang lakukan di hari ke 7 itu lebih kepada ESAR (Explore Search and Rescue).
“Jadi untuk mencari informasi, mencari bahan keterangan di jalur darat kepada warga-warga juga, termasuk menyebarkan pamflet,” tuturnya.
Ia menegaskan, saudara Bayu Zulkarnain ini dinyatakan hilang
Jadi di situ ada tulisannya ‘dicari orang hilang’ lah, kurang lebih seperti itu. Karena memang, ya ada harapan ada harapan ke sana, tambahnya.
Ia juga berupaya menyebarkan pamflet yang berisikan informasi.
”Ya, siapa tahu mungkin masih ada ikhtiar lain, gitu. Mungkin ada warga yang melihat ataupun menemukan satu informasi yang nanti ke depan bisa menjadi bahan untuk kita, untuk ditindaklanjuti,” tuturnya.
Setelah evaluasi beberapa perwakilan dari Tim SAR dengan Pak Taufik selaku atasan langsung Bayu.
”Kami akan menyambangi rumah Saudara Bayu. Insyaallah setelah ini kita akan ke lokasi, kita akan sampaikan kondisinya seperti apa,” ujarnya.
Total Tim gabungan Tim SAR BPBD Damkar, Polmas Bogor Raya dan para Relawan Jadi Bogor Raya.
”Keseluruhan dari hari pertama hingga terakhir kurang dari 100 orang potensi SAR gabungan dari Kota, Kabupaten, dan mungkin wilayah penyangga sekitar ini ikut bergabung di sini, ” ungkapnya.
Dibarengi ikhtiar dari Tim gabungan pencarian Bayu, Keluarga telah melaporkan status sebagai orang hilang ke Bogor Selatan pada Minggu, 16 Agustus laporan. (Abizar)












