
BogorUpdate.com – Sungguh memprihatinkan nasib bangsa ini. Dimana, ada oknum pejabat di salah satu Instansi pemerintah yang digaji oleh negara, malah menunjukkan moral yang tidak baik. Konon kabarnya, oknum pejabat di DKI ini nekad garap istri pak haji dikamar hotel.
Kronologis awalnya, muncul kecurigaan oknum wartawan bernama E (inisial) ketika melintas dari salah satu hotel kawasan Cibubur pada, Kamis (9/8/18) lalu. E melihat mobil sedan Honda Civic bernopol F 41 xx masuk kedalam hotel. Dimana didalamnya ada sepasang lain jenis diduga bukanlah suami istri.
Agar tidak penasaran, lantas E menunggu hingga mobil tersebut keluar dari hotel. Sekira pukul 19.10 WIB, keluar lah mobil tersebut dari hotel, lalu masuk ke dalam parkiran RS Sentra Medika Cibubur.
” Saya awalnya curiga dengan keberadaan mobil sedan Honda masuk ke hotel. Saya tunggu hingga keluar. Hingga akhirnya mereka berpisah di parkiran RS Sentra Medika. Disana, wanita yang bersama laki-laki itu ke hotel tadi, turun langsung menaiki mobil nya jenis Toyota Agya putih bernopol B 1xxx PYT. Akhirnya mereka pisah ambil jalan masing-masing,” ungkap E.
Menurut E, dirinya seperti kenal dengan laki-laki yang mengendarai mobil tersebut. Hingga akhirnya E bersama rekannya memantau perjalanan ke dua mobil yang diduga sedang dimabuk asmara itu.
” Saya sangat yakin kalau laki-laki yang mengendarai mobil itu adalah salah satu pejabat DKI yang saya kenal. Makanya saya bersama rekan memantau perjalanan pulang keduanya. Hingga akhirnya diketahui bahwa wanita tersebut adalah istri pak haji MR, di daerah Cileungsi. Dan laki-laki nya bernama DY (inisial) salah satu aparatur sipil negara (ASN) di DKI yang tinggal di Karanggan, Gunung Putri.
Ketika hal ini dikonfirmasi, DY tidak mengelak dan mengakui perjalanan nya bersama istri pak Haji MR. Dirinya mengaku hanya sebatas ngobrol biasa tanpa ada yang aneh-aneh didalam kamar hotel. ” Benar saya bersama istri MR, kami tidak berbuat sesuatu yang negatif hanya sekedar ngobrol biasa saja,” ujar DY yang memiliki istri orang Batak ini, Sabtu (11/8/18)
Hingga berita ini diturunkan, Istri MR sulit ditemui untuk dimintai keterangan nya.
Menyikapi hal ini, H. Sulistianto, tokoh agama Bogor yang juga sebagai ketua padepokan perguruan Merpati Putih Kabupaten Bogor, sangat menyayangkan perilaku dari DY yang adalah seorang ASN.
” Saya teramat sangat kecewa melihat ulah dari DY. Nekad amat dia bawa istri orang lain ke hotel. Mau Alasannya hanya sebatas ngobrol ya itu sudah sangat tidak dibenarkan. Kalau istri dia (DY-red) dibawa orang lain ke hotel dia Nerima nggak!,” Terang H. Sulis sapaan akrabnya, Kamis (23/8/18).
H. Sulis menambahkan, Menurutnya, harusnya yang seperti ini langsung dikonfirmasikan saja ke istri DY dan Pak Haji MR, lalu ke kantor dinas DY.
” Bagusnya langsung konfirmasi aja istri DY dan Pak Haji MR, ada izin ga dari mereka suami dan istrinya kelayapan ada di hotel berduaan. Terus konfirmasikan ke tempat DY berdinas. Bila perlu laporkan ke Gubernur, agar dipecat saja yang berperilaku demikian. Seenaknya saja bawa-bawa istri orang ke hotel,” Tegasnya. (End)
Editor : Tobing





