
BogorUpdate.com – Melihat fenomena tempat hiburan malam (THM) dan warung remang (Warem) diwilayah Kemang, Kabupate Bogor, Badan Exsekutif Mahasiswa (BEM) Zona 3 meminta satuan polisi pamong praja (Satpol PP) menegakkan perda dan jangan seperti macan ompong.
“Saya sebagai mahasiswa ikut geram dengan ada nya persoalan yang merusak moralitas bangsa. Saya mendukung Pol PP, untuk segera berantas THM dan Warem, karena secara tidak langsung mereka menantang aparat Pol PP sudah di bongkar diam-diam buka kembali,” kata Iksan Awaludin, Presidium BEM PTM Zona 3 DKI, Jawa Barat dan Banten kepada wartawan, Kamis (23/8/18) malam.
Menurut dia, bahwa dengan keberadaan THM dan Warem diwilayah Kemang, harus secepatnya dibongkar secara paksa agar Kabupaten Bogor menjadi Kabupaten beriman.
“Jadi Pol PP segera tunjukan taringnya, jangan sampai jadi macan ompong. Saya berharap besar Pol PP tidak hanya sekedar beretorika saja, tapi harus ada aksinya, ketika hanya sekedar retorika doang burung beo pun bisa,” tegasnya.
“Karena ini tidak bisa didiamkan dan tidak bisa ditunda-tunda apa lagi sampai pandang bulu atau ada permainan kongkalikong pengusaha THM dengan para penegak perda,” bebernya.
Lanjut Iksan, ketika selama satu bulan tidak ada perubahan positif atau kabar baik terkait THM dan Warem, pihaknya dari mahasiswa siap kepung Bumi Tegar Beriman.
“Jangan hanya sekedar slogan saja Bogor Tegar Beriman, tapi nyatanya banyak persoalan yang tidak beriman. Setelah melakukan penegakan saya berharap Pol PP terus memonitori THM dan Warem, ditakutkan mereka membuka lagi secara diam-diam dengan masif,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor, Ruslan menjelaskan, bahwa pertama kali, dirinya akan memberikan surat teguran satu sampai tiga. Selanjutnya, disegel dan jika masih diabaikan maka akan dilakukan pembongkaran paksa.
“Aturan kita akan tegakkan, baik THM/Warem yang berjualan di Kabupaten Bogor harus melengkapi izin resmi,” tegasnya.
Selain THM/Warem, kata Ruslan, Satpol PP akan terus menggencarkan patroli rutin. Tujuannya, untuk menciptakan dan menjaga keamanan serta ketertiban di Bumi Tegar Beriman.
“Patroli akan terus kita tingkatkan. Semuanya demi menjaga suasana ketertiban dan keamanan yang ada diwilayah Kemang dan sekitarnya,” bebernya.
Lebih lanjut dia, bahwa untuk kawasan yang menjadi sasaran patroli yakni beberapa tempat yang dianggap perlu untuk dipantau. Hal ini untuk mengantisipasi merusak generasi bangsa.
“Pertama kali kita akan fokus ke wilayah Kemang, karena mereka sudah berani beroperasi secara terang-terangan,” pungkasnya. (Ang)
Editor : Tobing








