Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

MTQ Ke-49 Kecamatan Jonggol Diawali Pawai Ta’aruf, 14 Desa Semarakkan Syiar Alquran

×

MTQ Ke-49 Kecamatan Jonggol Diawali Pawai Ta’aruf, 14 Desa Semarakkan Syiar Alquran

Sebarkan artikel ini

Jonggol, BogorUpdate.com – Pemerintah Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, menggelar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-49 tingkat Kecamatan Jonggol, Selasa (1/9/2026). Kegiatan diawali dengan pawai taaruf yang diikuti kafilah dari 14 desa se-Kecamatan Jonggol.

Pawai taaruf dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dari Gedung Olahraga Masyarakat (GOM) Kecamatan Jonggol. Para peserta kemudian berkeliling menuju kawasan Kaum, melintasi Jalan Haji Surdi, hingga berakhir di halaman Kantor Kecamatan Jonggol.

Camat Jonggol, Andri Rahman mengatakan, seluruh kafilah dari 14 desa antusias mengikuti pawai taaruf sebagai rangkaian pembukaan MTQ tingkat kecamatan.

Menurutnya, MTQ ke-49 tidak hanya menjadi ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk menggali dan mengembangkan potensi generasi muda di bidang Al-Quran.

Berbagai cabang perlombaan digelar, mulai dari tilawah, murotal, fahmil Quran, syarhil Quran, kaligrafi, hingga tahfiz 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz dan 30 juz.

Andri berharap melalui MTQ tersebut dapat ditemukan bibit-bibit unggul dari Kecamatan Jonggol yang nantinya mampu berprestasi dan bersaing di tingkat Kabupaten Bogor.

Ia menegaskan, tema MTQ kali ini diarahkan untuk membentuk generasi yang Qurani, religius dan berprestasi. Menurutnya, pembangunan karakter generasi muda harus berjalan seimbang antara iman dan takwa dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, Pemerintah Kecamatan Jonggol juga ingin menjadikan momentum MTQ sebagai gerakan nyata untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran.

Selanjutnya Ia mengungkapkan, pihaknya bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan para tokoh agama tengah mendorong kembali budaya Magrib Mengaji di tengah masyarakat.

Melalui gerakan tersebut, anak-anak dan remaja diharapkan dapat mengurangi penggunaan telepon seluler, gadget dan laptop setelah Magrib, kemudian mengisinya dengan kegiatan membaca dan mempelajari Al-Quran.

Selain itu, Kecamatan Jonggol juga mendorong gerakan One Day One Juz sebagai upaya membangun kebiasaan membaca Al-Quran setiap hari.

“Kami ingin MTQ ini bukan hanya seremonial, tetapi bagaimana kita membiasakan dan mengajak anak-anak serta remaja untuk mencintai Al-Quran. Minimal satu hari membaca satu juz,” ujar Andri.

Lebih lanjut Ia berharap kebiasaan tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter generasi muda, sekaligus menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk kenakalan remaja dan pengaruh negatif lingkungan.

Menurutnya, generasi muda yang dipersiapkan menuju Indonesia Emas 2045 harus memiliki keseimbangan antara iman dan takwa dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“IPTEK tidak bisa dielakkan. Mereka sudah sangat menguasainya, tetapi kami berharap kekuatan iman menjadi benteng dalam menghadapi seluruh cobaan dan ujian yang akan mereka temui,” katanya.

Andri berharap seluruh rangkaian MTQ ke-49 Kecamatan Jonggol berjalan lancar dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selanjutnya Ia juga berharap semangat mencintai dan mengamalkan Al-Quran semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga Kecamatan Jonggol dapat menjadi wilayah yang religius, berprestasi dan berkarakter.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, tujuan-tujuan kita dikabulkan Allah, dan Jonggol menjadi wilayah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *