Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPeristiwa

Api Bakar Lantai 4 Gedung Ponpes Al-Falakiyah Kota Bogor, 34 Santri Dilarikan ke Rumah Sakit

×

Api Bakar Lantai 4 Gedung Ponpes Al-Falakiyah Kota Bogor, 34 Santri Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Musibah kebakaran melanda Gedung Al-Falakiyah Banin di kawasan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al Falakiyah, Pagentongan, Kota Bogor, pada Sabtu (5/9/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Kobaran api yang sempat membakar area lantai 4 tersebut diduga kuat berasal dari aktivitas bermain anak-anak yang menggunakan api di dalam lingkungan pesantren.

​Peristiwa ini bermula ketika beberapa santri berada di lantai 4, tepatnya di depan Musala Banin (musala lama). Berdasarkan data kronologi awal, para santri tersebut tengah melakukan aktivitas permainan yang melibatkan bola api.

Lemparan api tersebut kemudian mengenai material mudah terbakar berupa kasur, hingga dengan cepat memicu kobaran api di area tersebut.

​Melihat munculnya titik api, pengurus dan pihak Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al Falakiyah bergerak cepat menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor untuk meminta bantuan darurat.

Armada dan petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan tindakan lokalisasi dan pemadaman sehingga api tidak meluas ke bagian gedung lainnya.

​Pihak manajemen Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al Falakiyah mengonfirmasi bahwa penanganan kebakaran telah selesai dilakukan dan situasi di lokasi kejadian saat ini sudah dalam keadaan aman dan terkendali.

Pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran petugas Damkar serta masyarakat sekitar yang dengan sigap membantu proses pemadaman.

​”Alhamdulillah, kejadian telah tertangani dan kondisi di lokasi saat ini dalam keadaan terkendali. Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada tim Pemadam Kebakaran, seluruh pihak yang telah membantu, serta semua unsur yang terlibat dalam penanganan kejadian ini,” tulis pernyataan resmi pihak Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al Falakiyah.

​Akibat insiden tersebut, puluhan santri harus mendapatkan penanganan penanganan medis dan dirujuk ke beberapa rumah sakit di wilayah Kota Bogor untuk memastikan kondisi kesehatan mereka.

Berdasarkan pendataan, terdapat 4 santri yang dirawat di RSUD Kota Bogor, yaitu Raditya Harsa, M Rafa Tazkira, Sultan Friski, dan Arkan Ahnafi.

​Selain itu, sebanyak 7 santri lainnya mendapatkan perawatan di RS Dr. H. Marzoeki Mahdi (RSMM) Kota Bogor, yaitu Keanu Aqil, Rizky Ramadhani, M Afgan Z, Atha Faitak Fayyad, Iksan Ramdana, Prabu Saputra, dan M Faiq Fadhillah.

​Sementara itu, penanganan medis terbanyak berada di RS PMI Bogor dengan jumlah 23 santri yang terdata, mayoritas merupakan siswa kelas 7 hingga kelas 10. Daftar nama santri di RS PMI Bogor meliputi M Sakti Dwi Pandika (12), M Nur Istiqlal Ramadhan (13), Muhammad Arsakha Virendra Assidiq (14), Restu Johatin (15), Arva Qsayri (13), Rehan Andreasnyah (14), M Alfarizi (14), Hanif Usamah (14), Rifat Zikrullah (14), Faqih Al Rasyid (13), Reza Malik (13), M Sultan Al Atha (12), M Raihan Al (14), Azka Iwa (12), Ali Hasanudin (14), Faisal Ali (12), Farhan Sofyan (13), Raja Abdulkian Nugraha (15), M Nurfadli (15), Fatih Radit (14), Ahmad Fadilah (16), M Fathan Rehan (12), serta M Alfan Fawaz Lahami (12).

​Pasca kejadian ini, pihak pesantren memperketat aturan internal dan mengimbau seluruh santri untuk selalu menjaga keselamatan bersama.

Seluruh santri dilarang keras melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta diwajibkan untuk senantiasa mematuhi tata tertib dan prosedur keselamatan yang berlaku di lingkungan Pondok Pesantren Hamalatul Qur’an Al Falakiyah. (Abizar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *