Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNews

Tasyakuran Jalan IJD dan Maulid Nabi, Sukamakmur Syukuri Akses Baru yang Pangkas Waktu Tempuh

×

Tasyakuran Jalan IJD dan Maulid Nabi, Sukamakmur Syukuri Akses Baru yang Pangkas Waktu Tempuh

Sebarkan artikel ini

Sukamakmur, BogorUpdate.com – Pemerintah Kecamatan Sukamakmur menggelar tasyakuran atas rampungnya pembangunan jalan melalui program Infrastruktur Jalan Daerah (IJD) sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman Kantor Kecamatan Sukamakmur, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Muspika Kecamatan Sukamakmur, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Anggota DPRD Kabupaten Bogor H. Muhammad Ansori. Suasana tasyakuran berlangsung penuh rasa syukur, terlebih pembangunan jalan IJD Sukamakmur–Citeureup dinilai memberikan perubahan besar bagi mobilitas masyarakat.

Plt.Camat Sukamakmur, Andri Rahman mengatakan, tasyakuran tersebut salah satunya merupakan bentuk syukur atas terealisasinya pembangunan jalan IJD Sukamakmur–Citeureup. Dalam kesempatan itu, H. Muhammad Ansori juga menunaikan nazarnya dengan menyembelih seekor kerbau setelah pembangunan jalan tersebut rampung.

“Alhamdulillah, nazar beliau sudah direalisasikan. Kerbau tersebut dipotong dan kemudian dimasak untuk disajikan dalam kegiatan tasyakuran dan Maulid Nabi hari ini,” kata Andri.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Tagana Dinas Sosial Kabupaten Bogor yang turut membantu proses memasak hingga sekitar 1.000 porsi makanan dapat disiapkan untuk kegiatan tersebut.

Andri juga mengapresiasi dukungan H. Muhammad Ansori, H. Mulyadi dan Ibu Marlin yang menurutnya turut mendorong terealisasinya pembangunan IJD di Kecamatan Sukamakmur.

“Ke depan kami akan mengusulkan kembali program betonisasi IJD, di antaranya untuk akses Sukamakmur–Jonggol dan Sukamakmur–Tanjungsari,” ujarnya.

Pangkas Waktu Tempuh, Buka Peluang Ekonomi

Menurut Andri, pembangunan jalan IJD memberikan dampak yang sangat signifikan bagi masyarakat. Selain membuka akses, jalan yang semakin baik juga memperlancar aktivitas warga di bidang pendidikan, kesehatan hingga perekonomian.

“Kalau sebelumnya Sukamakmur–Citeureup bisa ditempuh sekitar dua jam, sekarang kurang dari satu jam. Ini tentu memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat,” jelasnya.

Dengan akses yang semakin mudah, Andri berharap potensi wisata di Kecamatan Sukamakmur semakin berkembang. Masyarakat dari berbagai wilayah kini memiliki alternatif akses menuju Sukamakmur tanpa harus melalui Jonggol.

Namun, ia mengingatkan bahwa terbukanya akses wilayah harus dibarengi dengan kesiapan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat untuk mengantisipasi berbagai dampak negatif.

“Ketika akses terbuka dan wilayah berkembang, bukan hanya dampak positif yang hadir. Hal-hal negatif juga perlu kita antisipasi bersama,” tegasnya.

Maulid Nabi Jadi Momentum Teladani Rasulullah

Selain tasyakuran, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali meneladani akhlak dan kehidupan Rasulullah.

Andri mengajak masyarakat Sukamakmur untuk tidak hanya menjadikan Maulid Nabi sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kami, kita semua kembali kepada keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dan menjalankan sunah-sunahnya. Mudah-mudahan kita menjadi umat Rasulullah, mendapatkan syafaat dan kelak bersama Rasulullah di surga Allah SWT,” pungkasnya. (Gus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *