
BogorUpdate.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor buka suara perihal tuduhan pihak koperasi Kodjari selaku badan hukum angkot modern yang menilai kinerja Dishub buruk karena tidak mampu melengkapi surat kendaraan.
Kabid Angkutan Dishub Kota Bogor Jimmy Hutapea mengaku pihaknya tidak menargetkan launching angkot modern selasa lalu.
“Yang jelas tanggal 25 September itu adalah target dari pemilik angkot (Kodjari) agar angkot modernya itu bisa jalan,” kata Jimmy.
Jimmy menjelaskan bahwa sampai saat ini Dishub baru selesai menandatangani informasi kendaraan untuk Samsat yang akan diurus sendiri oleh Kodjari.
“Salah satu dokumen yang dibutuhkan untuk penerbitan STNK dan BPKB itu kan informasi dari kita Dinas Perhubungan ya yang bersifat rekomendasi dari Samsat untum penerbitan plat kuning,” lanjutnya.
Menurut Jimmy, molornya proses administrasi karena ada proses verifikasi yang harus dilakukan oleh Dishub dan ada administrasi yang kurang dan harus diperbaiki oleh pihak Kodjari.
“Mereka sudah menindaklanjutinya maka dari itu per hari ini sudah kita tandatangan suratnya,” tegasnya. (As)
Editor : Tobing







