
BogorUpdate.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Bogor melakukan aksi solidaritas di depan Mako Polresta Bogor Kota, Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah, Senin (01/10/18).
Dalam aksinya, para mahasiswa menekankan kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas atas kasus penembakan terhadap mahasiswa di Kabupaten Tasikmalaya.
“Aksi ini sebagai bentuk solidaritas PMII cabang Kota Bogor untuk rekan – rekan PMII di Kabupaten Tasikmalaya,” ucap Ketua Cabang PMII Kota Bogor, Ibnu Hasan.
Ibnu menceritakan, kronologi kejadian berawal pada 21 September 2018 lalu, waktu itu sedang di gelarnya acara dalam memperingati Hari Tani, susunan panitianya ialah serikat petani pasundan dan melibatkan 39 negara, para aktivis tani.
Pada saat itu, korban diberikan amanah untuk mengantarkan salah satu tamu undangannya ke home stay. la menggunakan mobil xenia punya teman panitianya.
Ditengah perjalanan saat hendak mereke pulang, korban dicegat di jalan sepi. Tepatnya di perkebunan teh wilayah Bukit Kacapi.
Masih kata Ibnu, korban mengaku dipukul menggunakan gagang pistol, kemudian paha bagian kanannya ditembak, tidak diberikan waktu untuk menjelaskan, ia terus dipukul sehingga ada kalimat yang di keluarkan dari salah satu aparat
“Untung ku aing teu di podaran” (beruntung kamu tidak dimatin sama saya, red),” ujar Cecep juga selaku sekretaris Desa dan iapun jadi korban, pahanya di tembak.
“Korban kira itu komplotan begal, korban pun tidak melakukan perlawanan, setalah ia dituduh mencuri mobil xenia tersebut. Korban sadar, kalau orang yang cegatnya itu aparat yang salah pah,” ungkapnya.
Pihaknya juga menuntut keras untuk dilakukan pencabutan identitas keanggotaan polisi yang biadab, pidanakan pelaku, tegakan keadilan dan publikasikan hasil visum.
“Jika aksi ini tetap tidak diindahkan oleh pihak kepolisian dan proses hukum tidak berjalan serta tuntas, kita akan terus melakukan aksi dan mengawal sampai kasus ini tuntas,” pungkasnya. (As)
Editor : Tobing







