
BogorUpdate.com – Didampingi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataam Ruang (DPUPR) Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman meninjau proyek pedestrian Jalan Suryakencana, Bogor Tengah, kemarin
Dalam tinjauannya, Politisi Gerindra itu fokus pada 11 warga pemilik toko yang kesulitan memarkirkan kendaraannya karena terdampak proyek tersebut.
Usmar mengatakan, disepanjang jalan Surken yang sedang dibangun pedestrian, ada 11 titik aktivitas toko yang memiliki kendaraan dan mereka sudah bertahun-tahun memasukan kendaraannya ke dalam toko.
“Seharusnya memang desain pedestrian mampu mengakomodir mereka,” kata Usmar.
Diakui Usmar, pengalaman mereka selama ini parkir di sepanjang Surkencana walaupun depan toko. Tapi keamanan tidak terjamin, untuk itu ia berpendapat bahwa kedepan harus dipikirkan kaitan hal tersebut.
“Ya kan, kalau seandainya satu sisi lagi dilebarkan, praktis ruang parkir akan dimodifikasi, jadi jangan sampai ada kecemburuan karena menggunakan dalih-dalih normatif. Misal bukan peruntukan umum dan pribadi, kalau pribadi ga di fasilitasi, jangan begitu tapi semua akomodir,” katanya
Tetapi lanjut Usmar, selama desain penyesuaian masih sangat dimungkinkan. Tetapi salahnya, desain saat di buat tidak mampu mensosialisasikan hal-hal yang akan dan harapan warga.
“Sebaiknya sih dilakukan re-desain kaitan tuntutan tersebut, jangan kita tidak memfasilitasi, mereka warga pemakai dan pengguna juga. Saya pikir memang perlu difasilitasi mumpung pekerjaan masih memungkinkan melalui disain,” tambahnya.
Diakuinya, semua pekerjaan harus mengakomodir semua kemudahan akses warga dan tidak boleh terlalu kaku. Karena kasihan warga yang bertahun tahun tinggal disana. Meski memang hampir semua toko yang ada blm menyesuaikan dan mengindahkan ke aturan GSB.
Dia menegaskan, bahea mereka sudah berdiri disana turun temurun, bahkan mungkin sebelum regulasi lahir, jadi yah fleksibellah. Meski nantinya badan jalan akan di beton sehingga beda tinggi antara badan jalan dan pedestrian 10 cm.
Usmar melanjutkan, kalau nanti desain disesuaikan, maka harus dipastikan juga bahea tahun depan betonisasi jalannya memang ada anggarannya.
“Warga bisa juga bersabar, kan nanti akan ada peninggian badan jalan tahun depan. Dan sementara
bisa buat yang portebel jangan permanen dari besi dan bisa bongkar pasang, tadi kami sarankan begitu,” tandasnya. (As)
Editor : Tobing







