Cibinong, BogorUpdate.com – Tukang becak di Kabupaten Bogor yang mendapat bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto memiliki kekhawatiran mengenai kendaraan tersebut.
Rasa khawatir itu diungkap langsung Suwondo (55), tukang becak asal Citeureup usai resmi menerima bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo melalui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Sabtu, (17/10/2026).
“Becak listrik pastinya beda tenaganya sama becak biasa, kalau becak biasa kan mengandalkan kekuatan tenaga manusia, sedangkan listrik harus baterai,” ujar Suwondo kepada wartawan.
Melalui tenaga listrik, pria yang telah berkecimpung selama 20 tahun sebagai tukang becak itu khawatir nantinya baterai habis saat mengantar penumpang di tengah jalan.
“Misalnya dipakai gas terlalu kencang takut baterainya habis saat lagi di jalan, apalagi jarak nganter penumpangnya jauh. Duh repot kalau gini,” katanya.
Selain itu, Suwondo mengakui bahwa masih bingung dengan cara mengisi daya atau cas dari becak listrik tersebut.
Musabab, lanjut dia, perkiraan baterai penuh saat dicas mencapai kurun waktu 4-5 jam lamanya.
“Bingung cara ngecasnya yang sampai 5 jam gitu, apalagi kontrakan saya kecil dan gangnya ga muat masuk becak. Jadi, sebelumnya becak taro diluar dan kalau ini taro diluar gimana casnya nanti coba, khawatir takut dimainin anak kecil,” paparnya.
Suwondo berharap, Pemkab Bogor ke depannya bisa meningkatkan sosialisasi terkait penggunaan becak listrik kepada tukang becak yang menerima.
“Perlu banget sosialisasi lah biar pada tau,” tutupnya. (Erwin)






