Cibinong, BogorUpdate.com – Kabupaten Bogor meraih tiga penghargaan dalam Gerakan Bersama Akselerasi Imunisasi (GEBER AKSI) berdasarkan Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Barat.
Tiga penghargaan tersebut diraih untuk kategori kabupaten dengan kenaikan cakupan imunisasi terbaik pertama, Puskesmas Pabuaran Indah sebagai puskesmas dengan kenaikan cakupan imunisasi terbaik pertama, serta Posyandu Nusa Indah, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, sebagai tim Posyandu dengan kenaikan cakupan imunisasi terbaik pertama.
Penghargaan tingkat kabupaten diterima Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, dalam kegiatan Pertemuan Evaluasi dan Apresiasi Capaian GEBER AKSI Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Bandung, 7 Oktober 2026.
Fusia mengatakan, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak dalam meningkatkan pelayanan imunisasi, mulai dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, rumah sakit, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, hingga masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak dalam meningkatkan cakupan imunisasi di Kabupaten Bogor. Kami tidak ingin capaian ini berhenti sebagai sebuah penghargaan, tetapi menjadi momentum untuk terus memperkuat pelayanan dan memastikan tidak ada anak yang terlewat mendapatkan imunisasi,” ujar Fusia.
Menurutnya, pemanfaatan data dan pencatatan yang baik menjadi salah satu kunci untuk memantau cakupan imunisasi sekaligus menemukan bayi dan anak yang belum mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
Berdasarkan data hingga Agustus 2026, cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) pada bayi di Kabupaten Bogor mencapai 63,4 persen. Sementara cakupan Imunisasi Baduta Lengkap tercatat sebesar 61,3 persen.
Fusia menegaskan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan cakupan imunisasi. Sejumlah langkah akan diperkuat, mulai dari pelayanan di Puskesmas dan Posyandu, pelacakan sasaran yang belum diimunisasi, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader, hingga perbaikan pencatatan serta edukasi kepada masyarakat.
“Target kita bukan hanya meningkatkan angka cakupan, tetapi memastikan imunisasi benar-benar menjangkau seluruh sasaran, terutama anak-anak yang berada di wilayah dengan cakupan rendah,” katanya.
Pemkab Bogor pun mengajak para orang tua memastikan bayi dan anak mendapatkan imunisasi lengkap serta tepat waktu sesuai jadwal. Dengan pendataan dan pemantauan sasaran yang lebih baik, pelayanan imunisasi diharapkan semakin merata hingga ke seluruh wilayah Kabupaten Bogor.






