Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPendidikan

IPB Meluncurkan Aplikasi I-Promise, Pengadaan Barang dan Layanan untuk Unit Internal

×

IPB Meluncurkan Aplikasi I-Promise, Pengadaan Barang dan Layanan untuk Unit Internal

Sebarkan artikel ini

BOGORUPDATE.COM – Kepala Unit Pengadaan Universitas IPB, Setiawan, SE, MM mensosialisasikan aplikasi I-Promise yang dikembangkan untuk memfasilitasi pengadaan barang dan jasa untuk semua unit di Universitas IPB. Sosialisasi ini diadakan di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus Dramaga IPB, Kamis (6/2/20) lalu.

Kami saat ini sedang membuat Sistem Pengadaan Mandiri (Pengembangan Sistem I-Promise), aplikasi untuk mengirimkan permintaan barang dan jasa dari setiap unit. Sistemnya mirip ketika berbelanja di toko online. Aplikasi itu dibuat dalam upaya menjawab masalah yang sering muncul dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Misalnya penyediaan barang dan jasa dianggap lambat karena proses administrasi pengadaan yang rumit, kualitas hasil pengadaan tidak memenuhi kebutuhan, penyedia memiliki kinerja rendah, tidak ada standarisasi barang (variasi merek / tipe menjadi banyak), personel pengadaan berisiko mengalami perselisihan dengan penyedia, dan sebagainya,” katanya.

Aplikasi I-Promise diharapkan dapat menjawab masalah ini dan mempercepat kebutuhan barang dan jasa untuk setiap unit yang harus dipenuhi. Selain itu, pengembangan aplikasi ini juga agar kualitas barang dan jasa terjamin, penyedia berkinerja baik dan responsif, efisiensi proses pengadaan barang dan jasa, menghindari perselisihan dan perlindungan/kepastian hukum.

Melalui aplikasi ini, setiap unit diminta untuk menetapkan satu admin yang dapat mengakses dan bertanggung jawab atas permintaan barang dan jasa yang diminta oleh unit. Selanjutnya, akan ada workshop terpisah dengan operator manajemen pengadaan di setiap unit,” tambahnya.

Konten yang disajikan dalam Sistem I-Promise mencakup daftar perencanaan kebutuhan, usulan kebutuhan melalui plafon bersama/RKA, proposal proposal pengadaan, proposal belanja kontrak payung, alat tulis kantor (ATK) dan Layanan Katering.

Sementara itu, dalam sambutannya, Sekretaris Lembaga, Dr. Aceng Hidayat mengatakan bahwa pengembangan aplikasi ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman tentang pengadaan barang/jasa sesuai dengan peraturan kanselir yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyerapan anggaran dan menghindari kesalahan administrasi. (IPB)

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *