Cibinong, BogorUpdate.com
Setelah melaksanakan pemilihan ketua yang baru yaitu Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Bogor yang dilaksanakan pada sabtu (29/2/20) di Aula Kantor Korpri, yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kesbangpol H. Enday Zarkasih.
Tim formatur yang diketuai langsung oleh ketua terpilih Hj. Nia Kurniasih, menentukan susunan pengurus FPK Kabupaten Bogor yang baru.
Ketua FPK Kabupaten Bogor Hj.Nia Kurniasih mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat formatur pembentukan kepengurusan FPK Kabupaten Bogor, pada Senin (2/3/20).
“Memilih dan menunjuk kepengurusan dilakukan karena masa bakti 2015-2018 sudah berakhir, selain itu, kepengurusan juga harus dilengkapi unsur suku, adat etnis,” jelas Nia Kurniasih, kepada wartawan, Senin (2/3/20).
Nia biasa dipanggil mengatakan, tugas FPK sangat berat karena harus memperkokoh kesatuan dan persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Selain memperkokoh persatuan bangsa, tugas FPK juga mempererat antar etnis yang ada di Kabupaten Bogor, mulai dari melakukan dialog, menampung dan menyalurkan aspirasi dengan melakukan koordinasi bersama tokoh suku, adat, etnis dan unsur golongan,” Terangnya.
Oleh karena itu, masih kata Nia dibutuhkan kepengurusan yang solid, berwawasan agama dan kebangsaan yang luas. “Dibutuhkan kepengurusan yang solid. Dan disini dalam pembentukan formatue ini, pengurus FPK Kabupaten Bogor yang hadir, mewakili unsur etnis Banten, Betawi, Bengkulu, Lampung, Sumatra Utara, Maluku, Bali, dan Sumsel serta Sulut,” ungkapnya.
Nia berharap, masyarakat Kabupaten Bogor bisa menjadi contoh keberhasilan pembauran, dan menjadi karakter pemersatu bangsa. Untuk itu, kata dia, kerja FPK harus lebih optimal dalam bekerja, dan menjangkau seluruh Kecamatan, Kelurahan dan Desa Kabupaten Bogor.
Tugas untuk mengenalkan dan menguatkan ide pembauran kebangsaan, kata dia, yang menjadi tugas utama FPK. Oleh karena itu, FPK harus lebih giat untuk menjangkau Kecamatan kecamatan agar pemahaman tentang pembauran kebangsaan bisa semakin kuat.
“FPK adalah mitra dan bisa menjadi alat pemerintah dalam mengontrol masyarakat dan melakukan pemetaan persoalan sosial,” tuturnya.
Adapun kepengurusan baru yang telah ditentukan tim formatur, yaitu ketua Hj. Nia Kurniasih, wakil ketua satu Kamrin La Ode suku Muna Sultra, wakil ketua dua Bambang Irawan suku Lampung, Sekertaris Nur Amin suku Makassar, sekertaris satu Untung Bachtiar suku Bali dan bendahara Ny Hapy, Kordinator etnis Kacong suku Muna, La Ode Andi Wely, La Ode Nurdin. Ketua dewan penasehat TB Enung Sutisna, Bidang hukum dan SDM H Amirullah, bidang seni budaya Diana, Dewan pembina Bupat Bogor Hj. Ade Yasin, Sekertaris dewan pembina kepala kantor Kesbangpol H. Enday Zarkasih. (End)
Editor : Endi







