Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPendidikan

Soal Gedung MI Nurul Huda yang Tak Tersentuh Bantuan, Dewan Komisi IV Angkat Bicara!

×

Soal Gedung MI Nurul Huda yang Tak Tersentuh Bantuan, Dewan Komisi IV Angkat Bicara!

Sebarkan artikel ini

Pendidikan, BogorUpdate.com
Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Teguh Widodo mengaku prihatin dengan kondisi Madrasah Islam (MI) Nurul Huda yang berada di Jalan Sainan Aji No. 549 RT 02 TW 02 Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Cibinong, dengan kondisi yang sangat memprihatinkan meski tak jauh dari perkantoran Pemda Bogor.

Teguh menjelaskan, permasalahan bantuan Madrasah (MI, MTS, MA) ini, memang menjadi permasalahan serius dunia pendidikan kita, yang belum ada titik temunya.

“Kemenag selalu beralasan adanya keterbatasan anggaran dan lainnya. Sementara Kemendikbud beralasan Madrasah bukan tanggungjawabnya,” terang Teguh kepada bogorupdate.com, Minggu (8/3/20).

Jadi, kata Teguh, seharusnya pemerintah dalam hal ini dua kementrian harus duduk bareng, jangan sampe ada kesan, pendidikan madrasah di anak tirikan.

“Dan pemerintah pusat, juga harus punya aturan yang jelas agar daerah punya kepastian hukum dalam hal memberikan bantuan, hibah dan lainnya,” Papar Politisi partai PKS itu.

Terkait madrasah, karena saat ini pemerintah daerah masih gamang mengenai bantuan-bantuan hibah dan lainnya tentang madrasah, pihaknya juga yakin pemerintah daerah sudah paham betul persoalan madrasah saat ini.

“Kami di komisi IV, terus berupaya agar bantuan untuk madrasah secepatnya bisa terwujud. Dengan mendorong adanya payung hukum yang jelas, terkait bantuan untuk madrasah,” Tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Madrasah Islam (MI) Nurul Huda yang berada di Jalan Sainan Aji No. 549 RT 02 TW 02 Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, sejak tahun 1963 Tahun Perubahan 1978 hingga saat ini belum pernah mendapatkan rehab ruang kelas baru (RKB). Meski kondisi bangunan sekolah tersebut sudah tidak layak pakai, karena rusak akibat dimakan usia. Tentu hal tersebut sangat membahayakan siswa/siswi dan guru yang sedang belajar mengajar dikala musim hujan saat ini.

Kepala Sekolah MI Nurul Huda, Syarifah mengatakan, sudah 53 tahun sekolahnya itu belum pernah mendapatkan bantuan rehab ruang kelas baru (RKB). Padahal, pihaknya sudah kerap kali mengajukan permohonan rehab kepada Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor. Tapi, hingga saat ini belum adanya perhatian.

“Siswa di MI Islam ini, sebanyak 150 orang. Yang kami butuhkan saat ini sebanyak 5 ruangan kelas, karena kondisi bangunan ruangan tersebut sudah hampir rapuh dimakan usia. Jadi, khawatir bisa membahayakan siswa dan guru yang sedang belajar mengajar, apalagi dimusim hujan saat ini sering kebocoran dan banjir, ini sangat menganggu proses KBM,” Keluh Syarifah. (Cek)

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *