Babakan Madang, BogorUpdate.com
Pemerintah Desa Babakan Madang Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, menjadi desa percontohan sebagai desa tangguh dalam penangan Covid-19. Hal ini dikatakan Sekcam Dwi Asih dalam kunjungannya bersama Polsek setempat, Selasa (16/03/21).
“Kunjungan ini untuk melihat dan menyamakan persepsi untuk kampung dan desa tangguh. Karena Desa Babakan Madang dipilih sebagai percontohan tingkat kecamatan dengan terlihat aktif dan sudah bergerak dalam penangan desa tanggap bencana seperti peananganan Covid-19,” katanya saat dijumpai bogorupdate.com, usai kunjungan.
Dalam hal ini, pihaknya akan menyiapkan semaksimal mungkin untuk kedepan agar Desa Babakan Madang ini yang mewakili 9 desa lainnya, bahkan bisa mewakili tingkat Kabupaten Bogor.
“Contoh desa tangguh yang sudah bergerak dalam menangani covid-19 seperti ketahanan pangan, penanganan prokes seperti kegiatan rutin penyemprotan disinfektan, operasi masker, dalam penanganan warga yang yang terpapar covid-19 serta himbauan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga 5 M (Memakai masker, Menjaga Jarak, Mencuci tangan Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas),” terangnya.
Ditempat yang sama, Kades Babakan Madang Deni Nugraha menyambut baik kunjungan Muspika ke desanya. Karena pihaknya dari awal sudah menjalankan giat giat dalam penanganan Covid 19 dengan membuat posko posko kampung tangguh yang ada di Desa Babakan Madang.
“Jadi di desa kami ada RW tangguh, Kampung tangguh, Desa tangguh dan semuanya tangguh dalam pencegahan Covid-19,” kata Deni.
Dijelaskan Abah Deni sapaan akrabnya, dengan adanya kampung tangguh ini semaksimal mungkin bisa mengkoordinir ketahanan pangan dan meminimalisir penularan covid-19 yang saat ini masih tinggi.
“Data desa kami sejak awal Covid hingga saat ini ada 49 yang sebelumnya terkonfirmasi terpapar covid-19, namun semua sudah tertangani meski ada 1 warga yang meninggal,” jelasnya.
Deni berharap, keberadaan Kampung tangguh Covid-19 di desanya terus mencegah penularan di wilayah desanya.
“Semoga pandemi cepat berlalu, dan masyarakat agar tetap waspada untuk selalu siaga dalam menerapkan Prokes,” tutupnya.
(Asep Bck/Bing)






