Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPemerintahan

Perangkat dan Guru di Desa Cijayanti Jalani Vaksinasi Tahap Dua

×

Perangkat dan Guru di Desa Cijayanti Jalani Vaksinasi Tahap Dua

Sebarkan artikel ini

Babakan Madang, BogorUpdate.com
Sesuai intruksi presiden Jokowi, dalam rangka menyukseskan program pemerintah untuk meminimalisir penyebaran covid-19 dan pencegahanya, pemerintah Desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, melaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap 2, berempat  di Aula kantor desa setempat, Kamis (1/4/21).

Bidan Yenyen anggota Vaksinasi Puskesmas Cijayanti menjelaskan ada sebanyak 140 sasaran vaksinasi tahap 2 ini yang dilakukan untuk pekayan publik Seperti Perangkat desa , Kader PKK dan Posyandu serta Guru Paud hingga SMA.

“Dari data kami sasaran vaksinasi ini ada 140 orang dibagi 2 tahap,” katanya kepada bogorupdate.com, di lokasi.

Dijelaskan Bidan Yenyen, mekanisme pada vaksinasi tahap 2 ini sama seperti vaksinasi tahap awal, mereka yang akan di vaksin harus melalui skrining.

“Alhamdulillah semua relatif lancar dan antusiasme untuk divaksin cukup signifikan. Sebab, usai divaksin tak ada satupun dari perangkat desa yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI),” terangnya.

Setelah melalui vaksinasi ke Dua ini, Kata Bidan Yenyen, nantinya akan membentuk anti body yang diperkirakan selama waktu Dua minggu.

“Kekebalan tubuh akan didapat bagi yang sudah divaksin tahap 2 ini, tentunya harus tetap menjaga 5 M ya,” imbaunya.

Di tempat yang sama, Sekdes Cijayanti Komarudin mengatakan bahwa Vaksinasi Covid-19 Tahap II ini berjalan sesuai target dan berjalan lancar.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sesuai harapan” katanya.

Pihaknya berharap, dengan program Vaksinasi Covid-19 ini warga masyarakat benar-benar bisa terputus dari mata rantai Covid-19 dan menambah kuat imun tubuh kita.

“Yang pasti kita sebagai pelayan publik dari mulai kader, aparat desa, serta seluruh tenaga pendidik mulai dari PAUD- SLTA, bisa mendapatkan imun covid dan terhindar dari terinfeksi Covid-19,” terangnya.

Sehingga, lanjut Omay, dalam melaksanakan pelayanan publik bagi aparat desa, serta melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi para guru tidak terlalu waw was akan menularkan dan terinveksi covid-19.

“Tapi, tetap terpenting kunci utamanya menjaga 5 M yakni  Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi,” tutupnya.

 

 

 

 

 

(Asep Bck/Bing)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *