Babakan Madang, BogorUpdate.com
Dalam rangka menjalankan intruksi pemerintah pusat maupun daerah, terkait perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Darurat, Pemerintah Desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang langsung mengambil langkah Gerak Cepat (Gercep) dalam penanggulangan covid-19 di wilayah desanya hingka tingkat RT RW.
Kades Cijayanti, Ahmad Paojan mengatakan, giat utama yang dilakukan melaksanakan sosialisasi kepada warga, tentang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease 2019.
“Saat ini kita sedang gencar lakukan operasi PPKM di perbatasan Desa Cijayanti Babakan Madang dan Desa Gunung Geulis Sukaraja, yang menjadi perlintasan pelancong menuju kawasan Puncak Bogor,” terang Paojan, Sabtu (03/06/21).
Selanjutnya kata Ojan, sosialisasi juga dilakukan di Rainbow Hills Golf untuk bisa melaksanakan arahan pemerintah dengan menutup kegiatannya selama PPKM Darurat berlangsung.
“Semua sudah kita laksanakan sesuai arahan presiden dan bupati. Pengadaan posko kembali kita lakukan juga hingga adanya penyemprotan disinvektan di setiap RT, yang dibarengi dengan sosialisasi Prokes kepada warga desa,” kata Paojan, kepada bogorupdate.com, Sabtu (03/07/21).
Senada, Sekdes Cijayanti Komarudin menjelaskan jika hal ini dilaksanakan dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di tingkat desa. Tentunya dalam mempertimbangkan Kebijakan Pemerintah terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa – Bali.
“Adapun giat sosialisasi yang dilaksanakan, Pemdes bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa dan RT RW untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya menjaga protokol kesehatan (Prokes) ditengah wabah covid-19 yang saat ini masih tinggi,” terang Omay.
Dijelaskan lanjut, Omay mengaku tanpa adanya peranan masyarakat untuk bekerjasama dalam memerangi Covid-19 tidak akan berjalan. Oleh karena itu, masyarakat ditekankan untuk tetap menjaga 5 M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas dan interaksi.
“Semoga pandemi corona cepat berlalu. Dan masyarakat pada umumnya, kususnya Desa Cijayanti bisa bebas dari penyakit ini,” tutupnya. (red)






