Cileungsi, BogorUpdate.com
Praktik pungutan di lembaga pendidikan tingkat SMA Negeri di wilayah Bogor Timur terus bergulir. Tidak hanya pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru, praktik pungutan liar juga terjadi pada saat siswa sudah diterima di sekolah yang dituju.
Seperti yang terjadi di SMAN 1 Cileungsi, dimana pihak sekolah mematok sumbangan kepada orang tua siswa baru mencapai Rp 6,5 juta di luar biaya untuk membeli seragam yang mencapai jutaan rupiah.
“Orang tua siswa yang diundang di dalam rapat diminta untuk berpartisipasi menyumbang untuk sekolah,” kata IM salahsatu orang tua siswa SMAN 1 Cileungsi kepada bogorupdate.com, Senin (9/8/21).
Adapun besaran sumbangan yang diminta pihak sekolah, jumlahnya mencapai Rp 6,5 juta. Bagi orang tua yang keberatan dengan jumlah tersebut bisa bertemu dengan kepala sekolah untuk minta dispensasi. Tapi itu pun harus dibayar kes atau transfer yang diketahui, jika uang tersebut akan dipergunakan sekolah untuk berbagai keperluan yang tidak dibiayai oleh pemerintah.
“Kami tidak tahu untuk apa saja uang tersebut yang jelas kami harus menyumbang jutaan rupiah di luar beli seragam yang nilainya lebih dari satu juta rupiah,” ujarnya.
Menanggapi ini, Direktur LBH Bogor Timur Jamaludin mengatakan, pihak sekolah tidak berhak memungut uang kepada sorang tua siswa yang baru masuk dengan alasan apapun. Karena seluruh kebutuhan sudah dipenuhi oleh pemerintah.
“Kalau sumbangan tentunya tidak boleh ditetapkan besarannya. Kalau sudah ditetapkan jelas itu sudah pungutan liar yang dilakukan oleh pihak sekolah,” ujarnya.
Jamaluddin mengatakan, pihaknya akan terus menggali informasi dan bukti adanya pungutan liar di SMAN 1 Cileungsi karena hal itu jelas sangat memberatkan orang tua siswa. Terlebih pada saat pandemi seperti ini dimana masyarakat merasakan kesulitan ekonomi.
“Kita akan gali informasi dan kumpulkan bukti untuk memproses pungli ini secara hukum,” tukasnya.
Sementara Kepala Sekolah SMAN 1 Cileungsi, Apandi yang dikonfirmasi hal ini belum bisa memberikan keterangannya.
(Cek/Bing)







