Gunung Putri, BogorUpdate.com
Sebanyak 6 (enam) orang warga Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, yang terpapar Virus Covid-19 dirujuk ke Pusat Isolasi Wisma Diklat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri yang berada di wilayah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, menggunakan Ambulans Desa Ciangsana, Kamis (19/8/21).
Hal itu dilakukan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Ciangsana, agar warganya yang terpapar Covid-19 mendapatkan perawatan yang maksimal. Selain itu, fasilitas yang disediakan untuk pasien yang menjalankan Isolasi sangat lengkap.
“Karena Wisma Diklat BPSDM Kemendagri yang beada di Kecamatan Kemang itu sebagai tempat Isoter (isolasi terpusat), jadi lebih aman daripada di isoman di rumah. Karena pemerintah sudah menyiapakn perawat, dokter dan makan pun di jamin 3 hari sekali. Dengan begitu tingkat kesembuhan warga bisa lebih cepat,” kata Udin Saputra kepada Bogorupdate.com.
Pria yang menjabat sebagai Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Gunung Putri itu memaparkan, tujuan dipindahkannya warga Ciangsana yang terpapar Covid-19 ke Wisma BPSDM Kemang tersebut agar penularan terhadap anggota keluarga yang lain dapat di minimalisir.
“Kalau Isoman di rumah karena rumahnya sempit jadi bisa rawan atau bisa menularkan kepada keluarga yang lain atau lingkungan. Kecuali rumahnya banyak kamar dan di dalam kamar ada kamar mandi masing,” jelasnya.
Pria yang akrab disapa Udin Chorexchox menambahkan, Isoman dirumah yang tidak cukup ruangan tersebut diantaranya hanya memiliki kamarmandi yang bersamaan dengan keluarga yang tidak terpapar covid. Dengan begitu penyebaran dan penularannya bisa semakin mudah karena menggunakan fasilitas dirumah pasien yang bersamaan.
“Jadi kalo Isoman di rumah dan rumahnya tidak layak buat Isoman, tidak layak yang saya maksud karena kamar nya bersamaan sama yang terpapar. Kamar mandinya juga bersamaan atau gantian dengan terpapar dan yang sehat atau yang tidak positif Covid-19. Maka saya sebagai Kepala Desa menyarankan untuk di pindah ke Isoter Kemang milik Pemkab Bogor,” jelasnya.
Dia berharap, dengan segala Ikhtiar yang dilakukan Pemdes Ciangsana tersebut dapat mempercepat penyembuhan warganya yang sedang berjuang melawan Covid-19. “Saya berharap yang sakit bisa cepat sembuh dan sehat kembali, sehingga bisa berkumpul dengan keluarga dan beraktivitas kembali,” harapnya.
Udin menegaskan, pihak Pemdes Ciangsana tak henti hentinya mengingatkan kepada warganya agar menjaga pola hidup sehat, serta menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan yang sudah dianjurkan pemerintah. Agar, semua warga khususnya Desa Ciangsana bisa terhindar dari Virus Covid-19 yang sampai saat ini belum juga hilang.
“Tetap jaga pola hidup sehat dan jalankan aktifitas sehari hari dengan menerapkan protokol kesehatan yang benar. Agar virus covid-19 bisa hilang dari muka bumi ini,” pungkasnya.
(Jis/Bing)






