Citeureup, BogorUpdate.com – Dua pemuda berdomisili Tangerang dengan kondisi luka memar dan tanpa busana ditemukan warga di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Selasa (5/7/22).
Sekretaris Desa (Sekdes) Tajur, Dino mengatakan, beberapa warga yang sedang melakukan ronda malam, mendapati dua orang pemuda meminta pertolongan di perbatasan Desa Tajur dan Desa Pabuaran dengan kondisi luka memar disekujur wajahnya pada Minggu (3/7/22) dini hari.
“Ditemukan oleh warga dengan kondisi telanjang hanya memakai celana dalam dan di wajahnya diduga ada bekas penganiayaan,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (5/7/22).
Menurut Dino, kedua pemuda tersebut adalah warga Pulau Sumatera yang berdomisili di Tangerang.
“Saat ditanya mereka sadar, mereka bilang kerja di Tangerang, kedua pemuda tersebut langsung dibawa pihak kepolisian” singkatnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Citeureup, Iptu Yayan Sofian membenarkan bahwa kedua pemuda tersebut adalah korban penganiayaan.
“Diduga korban penganiayaan,” kata Kanit Reskrim Polsek Citeureup Iptu Yayan Sopian dikonfirmasi, Minggu (3/7/22).
Yayan menjelaskan, awalnya korban meminta pertolongan kepada warga. Selanjutnya dilaporkan ke Polsek Citeureup pukul 02.00 WIB dini hari.
“Kondisinya memar aja di bagian wajah, anggota piket langsung ke lokasi,” jelasnya.
Tidak diketahui pasti kronologi korban hingga dibuang ke wilayah Citeureup. Kepada polisi, hanya mengaku telah menjadi korban penganiayaan.
“Diduga dianiayanya di wilayah Tangerang, diturunkan (dibuang) di Citeureup,” ungkapnya.
Saat ini, lanjut Yayan, korban sudah pulang dijemput oleh pihak keluarga dan diarahkan untuk membuat laporan polisi di wilayah Tangerang terkait kasus dugaan penganiayaan yang dialami korban.
“Sudah pulang, dijemput keluarganya,” pungkasnya.













