Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomePemerintahan

2 Tahun Raih Sertifikat Adipura, Kota Bogor Targetkan Piala Adipura

×

2 Tahun Raih Sertifikat Adipura, Kota Bogor Targetkan Piala Adipura

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor – Bogor Update

Setelah berhasil meraih sertifikat Adipura dalam dua tahun terakhir secara berturut-turut, Kota Bogor tahun ini menargetkan Piala Adipura yang terakhir kali diperoleh Kota Bogor di tahun 1988.

Wali Kota Bogor Bima Arya saat memimpin briefing staff di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Selasa (30/01/2018) kembali menekankan semua pihak untuk bersama-sama fokus meraih Piala Adipura dengan bekerja keras dan bersinergi dengan semua pihak.

“Untuk Piala Adipura semua memiliki harapan dan semangat untuk mendapatkan tropi, karena sebelumnya dua tahun kebelakang kita berhasil meraih sertifikat adipura,” kata Bima.

Disamping itu kata Bima, trending positif yang berhasil diraih Pemkot Bogor atas berbagai program memperoleh penghargaan di berbagai bidang, diantaranya capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK dan Lakip dari Kemenpan-RB dengan predikat B.

Untuk itu ia mengajak semua unsur di Kota Bogor fokus dan berusaha bersama-sama secara maksimal. Jika semua bersinergi, bekerja sama dan saling mendukung Piala Adipura akan diraih.

Merespon hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor Elia Buntang menjelaskan, pada November 2017 telah dilaksanakan penlaian P1, sambil menunggu hasil penilaian bersama pihaknya tetap melaksanakan kegiatan dan program untuk mempersiapkan tahapan selanjutnya.

“Secara rutin kita terus melaksanakan apa yang sudah diprogramkan dan yang menjadi catatan sekaligus terus sosialisasi kepada masyarakat, contohnya setiap akhir pekan kita tetap melaksanakan kerja bakti membersihkan sungai-sungai yang ada di Kota Bogor bersama TNI.

Untuk 6 Februari 2018 pihaknya akan melaksanakan sosialisasi kepada babimsa di Kodim 0606 Kota Bogor mengenai penilaian Adipura, selanjutnya akan ada aksi bergerak bersama babinsa.

Terkait TPAS Galuga, Elia menambahkan pada akhir Februari 2018 nanti akan dilaksanakan kegiatan khususnya penutupan zona yang sudah tidak aktif lagi sehingga nantinya bisa digunakan untuk menanam pohon. (Rie)

Editor : Endi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *