Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomePemerintahan

LPKP Soroti Proyek Hotel Milik Pemkab Bogor yang Terancam “Molor”

×

LPKP Soroti Proyek Hotel Milik Pemkab Bogor yang Terancam “Molor”

Sebarkan artikel ini

Cibinong – Bogor Update

Terkait proyek hotel milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor yakni PT Sayaga Wisata terancam molor, membuat lembaga pemerhati kebijakan pemerintah (LPKP) angkat bicara.

 

“Sangat menyayangkan dengan anggaran sangat besar dari APBD, PT Sayaga Wisata yang ngebet banget pengen punya hotel, ternyata masih lemah. Salah satunya dari teknis,” ujar Rahmat Syamsul Anwar, Direktur LPKP kepada wartawan, Kamis (29/3/18).

 

Ia menjelaskan, bahwa proyek yang menelan anggaran miliaran dari APBD tersebut, sangat tidak tepat sasaran. Seharusnya, dana itu untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Bogor.

 

“Saya selalu menyampaikan hal ini bukan atas dasar keinginin sendiri, tapi seluruh masyarakat Bogor dengan adanya PT Sayaga membuat hotel. Tapi saya juga sebagai warga Bogor keinginannya Sayaga fokus mengembangkan dan memaksimalkan tempat-tempat wisata yang ada,” bebernya.

 

Kata mantan koordinator Forum Mahasiswa Bogor (FMB) ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor harus mengambil kebijakan atau keputusan yang tepat demi memajukan Kabupaten termaju di Indonesia.

 

“Kenapa Sayaga usul pembangunan hotel di iyahkan. Kalau kata saya sih, paling tepat Sayaga harus menata dan mengelola wisata-wisata yang sudah ada agar lebih bagus lagi. Sebaiknya yang belum ada di buatkan. Kan ini jauh lebih baik selain mampu menggenjot PAD Kabupaten Bogor. Bahkan, perekeonomian masyarakat di sekitar wisata juga akan meningkat. Apalagi masyarakatnya di berdayakan,” jelasnya.

 

Lebih lanjut Rahmat menambahkan, bahwa pembangunan hotel berbintang tiga milik plat merah itu, dirinya telah menilai akan dinikmati oleh segelintir orang saja serta membuang anggaran dari keringat masyarakat Kabupaten Bogor.

 

“Bukan malah buat hotel yang nantinya dinikmatinya juga bukan oleh masyarakat bogor. Mirisnya, APBD akan terus menerus menyuntik anggarannya lagi. Jadi kami berharap jajaran PT Sayaga harus di evalusi oleh Bupati Bogor yang dipimpin oleh Nurhayanti,” harapnya. (Ang)

 

 

 

 

Editor : Endi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *