Sukamakmur, BogorUpdate.com – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Fraksi Gerindra Beben Suhendar, mengungkapkan empat proyek strategis yang akan mengubah wajah Kecamatan Sukamakmur dan menjadi motor penggerak pembangunan Bogor Timur dalam beberapa tahun ke depan.
Beben Suhendar menjelaskan, proyek pertama yang masuk dalam agenda strategis adalah pembangunan Bendungan Cijuray, yang diproyeksikan menjadi infrastruktur penting untuk ketahanan air, pertanian, serta pengendalian banjir di wilayah sekitar.
Proyek kedua adalah pembangunan lanjutan Jalan IJD Citeureup-Sukamakmur, yang dibiayai melalui APBN. Jalan ini nantinya memperkuat konektivitas dari kawasan industri Citeureup menuju dataran tinggi Sukamakmur.
Selanjutnya, proyek ketiga adalah Jalan Poros Tengah Timur atau Puncak Dua. Beben menyampaikan bahwa ia telah hadir langsung di Lembur Pakuan bersama Pak KDM untuk memastikan progres rencana tersebut.
Proyek keempat adalah pemindahan pusat titik pengembangan ekonomi, yang diproyeksikan menjadi cikal bakal pusat pemerintahan Bogor Timur. Rencana ini akan semakin strategis jika pemekaran wilayah dari Jonggol ke Sukamakmur terealisasi.
“Untuk jalan Puncak Dua akan mulai dibangun pada tahun 2026,” ucap Beben Suhendar kepada Bogorupdate.com Minggu (7/12/25).
Menurut Beben, keempat kegiatan tersebut akan membawa perubahan besar dan berdampak luas, baik dari sisi ekonomi, pemerintahan, maupun peningkatan kesejahteraan warga.
“Saya harapkan seluruh masyarakat menyikapi persiapan ini dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan keguyuban. Ketika investasi masuk, semua harus difasilitasi dengan baik oleh para kepala desa, terutama terkait urusan pertanahan,” tegasnya.
Selanjutnya Ia juga mengingatkan bahwa kesiapan masyarakat dan pemerintah desa sangat menentukan kelancaran proses pembangunan serta masuknya investor.
“Dengan berbagai proyek besar yang sedang dan akan berjalan, Sukamakmur diprediksi menjadi kawasan strategis baru yang akan menggerakkan percepatan pembangunan Bogor Timur dalam beberapa tahun ke depan,” pungkasnya. (Gus)







