Bogor RayaHomeNewsPemerintahan

Ade Yasin Minta OPD Dapat Menyelesaikan Visi dan Misi yang Ditetapkan

BOGORUPDATE.COM – Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan masih banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bogor yang belum memiliki satu jalan dengan visi-misinya bersama Wakil Bupati, Iwan Setiawan. Dalam rapat Reformasi Birokrasi di Pendopo Bupati, Cibinong, pada Senin (27/1/20).

Bupati Bogor menghargai para OPD yang masih setengah hati dalam bekerja. Hal itu terbukti dari banyaknya program yang tidak sesuai atau tanpa pengetahuan tentang Iwan Setiawan.

“Semuanya harus sesuai visi-misi, tetapi saat ini programnya masih menyesuaikan keinginannya masing-masing. Malah masih setengah hati untuk menjalankan visi-misi itu,” kata Ade Yasin.

Penyesuaian program kerja sama dengan visi-misi kepala daerah untuk pembangunan di Kabupaten Bogor sesuai dengan hal yang harus dilakukan.

Pada pertemuannya di pemerintahan pusat, Ade Yasin menyebut banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dilakukan Pemkab Bogor terutama dalam penyelarasan program kerja.

“Saya kemarin sempat mengevaluasi saat keterbukaan pusat. Pada era keterbukaan ini di Kabupaten Bogor belum ada, dianggap belum ada niat, untuk menuju era keterbukaan publik. Padahal saya sampaikan, niat mah ada. Tapi begitu kita masuk, barangkali bukan siapa yang mau,” kata dia.

Menurutnya, Pemkab Bogor memiliki visi-misi dan program kerja yang besar untuk membangun dan menata kawasan pembangunan di mana mempersiapkan Cibinong sebagai ibu kota wilayah.

“Ini di pusat pemerintahan, kita sedang bekerja di Kabupaten Bogor dan Cibinong sebagai ibukota, diperindah dipercantik dengan program proyek percepatan kota. Ternyata ada yang nyelonong, sambil, nggak jelas arahnya kemana. Ganti arah kita. Apa yang nggak tahu kita program yang mana besar untuk itu, “tutur Ade Yasin.

Kata dia, Pemkab Bogor akan membangun kawasan Tegar Beriman dengan sisi pembangun-sisi bangunannya, perbaikan aspal juga pembangunan pejalan kaki.

“Nah jadi yang sifatnya suka seperti bangunan tiang-tiang kecil itu, pasti akan jadi masalah, ini ganti. Karena tidak ada respek terhadap visi-misi bupati dan tidak ada koordinasi. Itu salah satu contohnya,” kata dia.

Ke depan ia pun setuju semua program kerja harus sesuai dengan visi-misi. Jangan sampai pekerjaan dilakukan dengan setengah hati yang berdampak pada keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Bogor.

“Engkau juga perlu meminta penjelasan bagian Reformasi-Birokrasi. Mau ke arah mana kita. Mau maju, atau sebaliknya mundur dan jalan ditempat. Karena kita inginnya maju dan lari,” tegas Ade Yasin.

Sementara itu, Kepala Bagian Reformasi-Birokrasi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor, Makmur Rozak mengatakan, untuk meningkatkan kinerja para SKPD, ditahun ini pihaknya memiliki beberapa program kerja yang sesuai dengan visi-misi Pemkab Bogor.

Hal itu dilakukan untuk pembenahan tata kelola kerja Reformasi-Birokrasi salah satu indeks kemajuan tersebut.

“Pertama kami mengadakan pelatihan, untuk menyusun rencana. Kami juga merencanakan untuk internalisasi untuk Reformasi-Birokrasi, untuk mendongkrak visi-misi Pemkab Bogor,” kata Makmur. (Ra)

 

 

 

 

 

Editor : Endi

Exit mobile version