Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeHukum & Kriminal

Aktifitas Pengangkutan Tanah Proyek Tol Bocimi Dikeluhkan Warga, Perusahaan Cuek

×

Aktifitas Pengangkutan Tanah Proyek Tol Bocimi Dikeluhkan Warga, Perusahaan Cuek

Sebarkan artikel ini

Cigombong – Bogor Update

Para pengguna jalan yang melintas di jalur proyek bocimi di titik Kampung Bojong Kiharib, Kecamatan Cigombong mengeluh. Pasalnya, aktifitas armada truk pengangkut tanah menyisakan tanah yang bertaburan di ruas jalan hingga memimbulkan debu saat tidak hujan dan menimbulkan lumpur saat hujan turun. Akibatnya, tidak sedikit pengguna jalan terutama pengendara roda dua yang menjadi korban kecelakaan karena terpeleset di lokasi tersebut. Sementara pihak perusahaan pelaksana proyek seolah cuci tangan dan malah saling tuding.

“Saya selaku pengguna jalan sangat merasa dirugikan dan sangat terganggu dengan banyaknya tanah dan pasir yang berserakan di jalan akibat aktifitas proyek tol itu. Bahkan rekan saya sempat terjatuh akibatnya. Masa sih perusahaan-perusahaan berkelas sebagai pelaksana proyek itu tidak mempertimbangkan atau menerapkan analisa dampak lingkungan (Amdal)  sebelum melaksanakan pekerjaannya? “, imbuh Dony, pengguna jalan warga Cigombong Lido, sabtu (2/12/17).

Saat dikonfirmasi melalu telepon, Didir, kepala K3 Proyek jalan tol Bocimi enggan memberikan komentar. Dia malah mengarahkan awak media untuk konfirmasi kepada Humas PT Waskita Supriyatna. Sementara itu Humas PT Waskita Supriyatna mengatakan bahwa tanah yang berserakan di ruas jalan bukan hanya akibat aktifitas armada perusahaannya saja. Termasuk akibat armada PT Posco dan perusahaan lainnya. Namun menurutnya pihaknya sudah menempatkan empat orang tenaga K3 untuk melakukan pembersihan, meski diakuinya banyak faktor yang menjadi kendala tidak maksimalnya pembersihan tanah tersebut.

“Kami sudah menempatkan empat orang tenaga K3 untuk membersihkan tanah yang berserakan di jalan itu.  Namun kami juga banyak terkendala oleh banyak faktor hingga pembersihan jalan tidak maksimal. Diantaranya faktor curah hujan dan pola berkendara pengendara itu sendiri yang memicu kendaraannya diluar batas kecepatan hingga pernah salah satu perugas K3 kami yang sedang membersihkan tanah dijalan terlanggar kendaraan yang melintas”, ujarnya.

Supriyatna juga mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah menindaklanjuti intruksi Presiden RI Jokowi yang memerintahkan percepatan penyelesaian pekerjaan proyek jalan tol bocimi. Sehingga konsentrasinya tidak hanya pada keluhan para pengguna jalan tersebut. “Intinya kami sudah melakukan berbagai upaya dalam menyikapi berbagai keluhan dari masyarakat maupun pengguna jalan dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan SOP. Namun kami juga punya keterbatasan dan bebagai kendala di lapangan, jelasnya. (Den/Sep)

 

 

Editor: Endi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *