Hendi, Ketua Bidang Hikmah, politik dan kebijakan publik IMM Bogor
Gunung Putri, BogorUpdate.com
Banyaknya informasi yang beredar dikalangan masyarakat terkait adanya dugaan pemotongan bantuan Sosial Tunai (BST) dengan dalih pemerataan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Cicadas, Kecamatan Gunung Putri membuat Aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Bogor geram.
Menurut Hendi, Ketua Bidang Hikmah, politik dan kebijakan publik IMM Bogor mengatakan, pihak Dinas Sosial (Dinsos) harus menindak tegas oknum yang menyunat dana BST tersebut agar ada efek jera.
“Akhir-akhir ini banyak pemberitaan yang mencuat terkait adanya dugaan oknum sunat dana BST di wilayah Kabupaten Bogor tepatnya Desa Klapanunggal dan Cicadas. Dinas Sosial harus turun dan menindak tegas para oknum penyunat bantuan tersebut agar ada efek jera,” tegas Hendi kepada Bogorupdate.com, Kamis (29/4/21).
Hendi menambahkan, BST ini seharusnya di terima oleh Keluarga Penerima Harapan (KPM) secara utuh sesuai nominal bukan disunat. Menurutnya hal ini mencerminkan tindakan yang tidak baik untuk di lakukan pihak Desa apalagi organisasi kepemudaan seperti karang taruna yang ikut andil dalam pemotongan BST tersebut.
“Saya mendesak Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor untuk turun tangan langsung menyelesaikan persoalan ini agar tidak terjadi kembali dan menindak tegas oknum yang bermain. Bila perlu jika memang terbukti menyunat serahkan saja semuanya kepada pihak yang berwajib,” pintanya.
(Jis/Bing)







