Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeHukum & Kriminal

Aktivitas Perataan Tanah Bikin Resah Warga Sukahati

×

Aktivitas Perataan Tanah Bikin Resah Warga Sukahati

Sebarkan artikel ini

 

BogorUpdate.com – Gara-gara adanya aktivitas Perataan tanah milik salah satu PT Kokoh di Kampung Jamakir RT 1/5 Desa Sukahati Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor, Sejumlah pemukiman warga terdampak longsor tanah akibat banjir paska hujan, kemarin.

 

Pantauan di lokasi, Sejumlah rumah milik warga setempat yang berdekatan langsung dengan aktivitas Perataan tanah tersebut, terkena dampak banjir. Tak hanya itu, Makam umum warga setempat pun terkena longsor.

 

” Yah terkena longsor tanah galian dan banjir setelah hujan kemarin,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya kepada wartawan, (17/10/2018).

 

Menurutnya, Sejak adanya aktivitas Perataan tersebut. Warga menjadi was-was dengan bahaya yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan. Apalagi saat ini sudah terjadi dan jelas dampaknya.

 

” Uang buat lingkungan tak seberapa dengan dibandingkan dampak yang ada,” kesalnya.

 

Kepala Desa Sukahati, Endang Gunawan mengatakan sudah memanggil pihak PT Kokoh untuk bertanggungjawab atas dampak yang ada.

 

” Pihak PT sudah kami panggil. Kemungkinan hari Senin akan datang ke desa,” katanya saat dihubungi watsapp.

 

Menanggapi hal ini, Adli selaku perwakilan PT Kokoh tidak memungkiri adanya dampak yang menimpa warga setempat. Pihaknya berjanji akan secepatnya menyelesaikan dan mengganti rugi warga yang terdampak.

 

” Pihak PT akan bertanggung jawab untuk dampak yang ada, dengan mengganti rugi warga terdampak,” jelasnya.

 

Menurutnya, saat ini pihak perusahaan sudah melakukan antisipasi kejadian yang ada. Dengan membuat pondasi pembatas dan saluran air.

 

” Tanah seuas 5,6 hektar ini,
Hanya dilakukan perataan dan pemagaran. Sementara untuk pembangunan guna pemanfaatan nanti belum jelas,” pungkasnya. (Sep)

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *