Cileungsi – Bogor Update
Ucil (Bukan Nama sebenarnya) pria berusia 27 tahun ini bisa dibilang apes. Sekali jajan di lokalisasi Limusnunggal, “burungnya” harus mendapatkan perawatan. ” yah, gua mah apes, baru jajan sekali langsung kena. Sialan,” ujar pria bertato itu seraya berkonsultasi dengan apoteker di salah satu klinik kawasan cileungsi, saat ditemui Bogorupdate.com, Jumat (10/11/17).
Ia mengaku nekat jajan karena sudah lama menjomblo alias tidak punya pacar. Dimana saat pacaran dirinya selalu melakukan hubungan seksual dengan sang mantan pacarnya.” ya, sudah satu tahun jomblo, saat itu lagi horny banget. Dan kebetulan baru nerima gaji. Jadi gua maen ke limus nunggal, ” tuturnya.
Ucil Bukanlah salah satu jomblo yang senang jajan sembarangan. Edi (27) pria bertubuh gempal pun mengaku senang jajan karena tak kunjung mendapatkan pacar. Namun Edi lebih beruntung dari Ucil yang saat ini harus terus mengkonsumsi Antibiotik berkadar tinggi. Ia belum pernah terinfeksi penyakit kelamin. Padahal hampir setiap minggu, Edi jajan sembarangan.” kalau jajan, seminggu sekali, namanya juga jomblo, ya penyalurannya jajan lah, ” ucapnya sambil tertawa lebar.
Sementara itu, tokoh masyarakat Bogor Timur, Tjejep Wijaya mengatakan, bahwa banyaknya kaum remaja yang terinfeksi penyakit menular seksual harus menjadi fokus pemerintah. Mulai dari pendidikan, kesehatan dan agama.” ini sudah sangat memprihatinkan. Pemerintah harus segera turun tangan. Baik dari sisi pendidikan, kesehatan, dan keagamaan. Agar generasi penerus bangsa ini tidak terjerumus dalam seks bebas dan menjadi penular penyakit seksual, ” tukasnya. (Ji/Sep)
Editor: Tobing
