Tangkapan layar atap peron Stasiun Bogor terbakar. (Abizar/Bogorupdate)
Kota Bogor, BogorUpdate.com – Suasana di Stasiun Bogor mendadak tegang pada Minggu (4/12/26) siang setelah munculnya percikan api di area atap peron. Insiden yang terjadi tepat di atap kanopi Jalur VIII tersebut sempat memicu perhatian besar dari para pengguna jasa kereta api yang berada di lokasi.
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 12.30 WIB. Berdasarkan laporan petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Bogor, sumber api diketahui berasal dari kabel listrik milik PLN yang berada di bagian atas struktur bangunan stasiun.
Menyadari potensi bahaya, pihak KAI Daop 1 Jakarta langsung melakukan tindakan darurat. Kereta Api 1014 yang saat itu tengah terparkir di Jalur VIII segera ditarik menjauh (langsir) dari titik percikan, sementara area peron langsung disterilkan dari aktivitas penumpang.
Beruntung, koordinasi cepat antara KAI dan pihak PLN membuahkan hasil. Dalam waktu kurang dari 30 menit, tepatnya pukul 12.57 WIB, situasi berhasil dikendalikan sepenuhnya dan api dinyatakan padam tanpa merembet ke fasilitas lain.
Kutipan Langsung dari Pihak KAI
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa langkah sterilisasi dilakukan demi menjamin keselamatan nyawa penumpang sebagai prioritas tertinggi.
“KAI Daop 1 Jakarta bergerak cepat melakukan pengamanan lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan situasi terkendali serta tidak membahayakan operasional perjalanan kereta api maupun keselamatan penumpang,” ujar Franoto dalam keterangan resminya.
Meski sempat terjadi insiden teknis di area jalur VIII, KAI memastikan bahwa jadwal perjalanan kereta api dari dan menuju Bogor tidak terganggu sama sekali. Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai keterlambatan jadwal maupun pembatalan perjalanan akibat kejadian tersebut.
Pihak KAI juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan selalu mengikuti instruksi petugas di lapangan jika terjadi kondisi darurat di area stasiun. (Abizar)







