
BogorUpdate.com – Kampung Cimayang 03 yang lebih dikenal sebagai kampung Cimayang Pabangbon, merupakan Desa terpencil yang hanya memiliki kurang lebih 30 rumah merupakan tempat bagi beberapa warganya untuk memilih berwirausaha.
Walaupun mayoritas penduduk desa adalah petani, tetapi sebagian mereka lebib memilih untuk membuka usaha seperti, Budidaya Jamur Tiram, Ternak Ayam Petelur, ternak Ikan, ternak Ikan Hias dan masih banyak lagi.
Seperti salah satunya warga setempat, Said Ahmad mengatakan, jika salah satu usaha yang di gelutinya dibidang pertanian budi daya Jamur Tiram sangatlah menguntungkan.
Dimana, dahulu dirinya merupakan seorang karyawan di sebuah pabrik swasta dengan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Karena lelah dengan pekerjaan dan cacian yang hampir setiap harinya saya peroleh dari atasan dulu, dan sempat berpikir untuk berhenti bekerja dan ingin membuka usaha saja,” kata Said kepada bogorupdate.com, Minggu (30/12/18).
Atas pemikirannya itu, sambung dia, lantas itu mengajukan pengunduran diri untum keluar dari pekerjaannya sebagai karyawan di salah satu perusahaan dan memilih untuk ber wirausaha jamur tiram.
Ia mengaku, dalam merintis usahanya itu tidaklah mudah untuk menemukan titik terang dalam mendapatkan hasil yang sesuai seperti apa yang di inginkan. Akan tetapi realita tidaklah selalu sesuai dengan ekspektasi, jatuh bangun selalu di alami dan selalu menjadi pembelajaran bagi Said.
“Sudah kurang lebih 10 tahun saya merintis usaha budidaya jamur tiram, dan banyak sekali kegagalan yang saya alami. Tetapi itu semua tidak membuat saya putus asa. Demi menghidupi keluarga, saya terus belajar dan belajar tanpa henti,” tegasnya.
Lebih lanjut ia menekanan, atas ketekunan dan kesabarannya dengan merintis usahanya itu hampir 10 tahun berlalu, kini usahanya dapat berkembang dengan dibantu anak pertama dan dua orang pegawainya.
Senada, salah satu pegawai perempuan yang bekerja dengan petani budidaya jamur tiram tersebut, Tati mengaku, sangat bangga dapat bekerja sebagai pegawai budidaya Jamur tiram guna mencari tambahan pemasukan bagi keluarganya.
“Alhamdulillah dengan adanya usaha yang dirintis pak said ini saya memiliki penghasilan untuk uang saku anak-anak sekolah. Dan dengan adanya pengusaha-pengusaha kecil dikampung ini, kami sebagai warga merasa terbantu terkhusus para ibu rumah tangga seperti saya ini,” ujar Tati.
Sementara itu, ketua RT setempat, Eha menambahkan, dengan adanya pengusaha budidaya seperti yang ditekuni warganya itu dapat membantu ibu-ibu untuk memperoleh penghasilan tambahan teruntuk bagi keluarganya.
Selain itu, lanjutnya, guna menciptakan peluang pekerjaan tidaklah melihat seberapa tinggi status pendidikan yang dimiliki. Siapa yang memiliki keinginan yang kuat dialah yang akan berhasil. Mungkin kata-kata ini yang sekiranya pas untuk menggambarkan masyarakat di desa Cimayang Pabangbon.
Saat ini pemerintah selalu menjanjikan untuk membukakan banyak peluang pekerjaan.
“Alhamdulillah masyarakat di desa Cimayang Pabangbon khususnya yang terpencil ini sudah membuktikan tantangan dari janji pemerintah untuk menyediakan peluang pekerjaan,” tukasnya. (Rizatul Iman)
Editor : Tobing







