Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomePemerintahan

Bima Akan Segera Bongkar Pasang Jabatan

×

Bima Akan Segera Bongkar Pasang Jabatan

Sebarkan artikel ini

 

BogorUpdate.com – Setelah sebelumnya melantik sejumlah pejabat eselon II, dalam waktu dekat Wali Kota Bogor Bima Arya akan kembali melakukan bongkar pasangan jabatan.

 

Alasan Bima melakukan rotasi mutasi jabatan itu, karena sejumlah pejabat dinilai tidak bisa bekerja sehingga berdampak terhadap minimnya serapan anggaran tahun 2018.

 

Menurut Bima, rotasi mutasi besar-besaran itu direncanakan akan dilaksanakan pada pertengahan Januari 2019, dan menyentuh dari jabatan lurah hingga kepala dinas.

 

“Melihat serapan, saya akan lalukan rotasi mutasi. Tetapi saya juga akan melihat data terakhir dahulu,” kata Bima usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Rabu (2/1/18).

 

Selain rotasi dan mutasi, Bima juga mengatakak bahwa proses open bidding segera digelar untuk mengisi jabatan kepala dinas. Menurutnya, proses open bidding dimulai minggu depan atau diawal tahun. Ia berharap bulan April 2019 semua kursi kepala dinas telah terisi.

 

“Yang didahulukan rotasi dan mutasi baru masuk proses open bidding, minggu depan diumumkan dinas mana saja yang dibuka untuk open bidding. Saya akan evaluasi menyeluruh kepala dinas, camat dan lurah, terutama lurah-lurah saya akan evaluasi,” tambahnya.

 

Masih kata Bima, lurah merupakan wali kota diwilayahnya masing-masing. Melihat kinerjanya banyak yang harus dievaluasi, saat dirinya sering turun ke wilayah banyak lurah yang harus dievaluasi.

 

“Rotasi dan mutasi titik tekannya ada pada jabatan lurah dan kepala dinas. Lurah itu harus merespon problem warga, menjalankan rogram prioritas dan sampah juga kebersihan. Banyak pembiaran di wilayah, saya saja sering turun ke lapangan. Kalau tidak mau turun dibelakang meja saja, jangan jadi lurah,” tuturnya.

 

Sementara itu Sekda Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat menuturkan, rotasi dan mutasi direncanakan minggu depan, untuk menyesuaikan normenklatur yang baru oleh karena itu akan dijalankan secara tupoksi.

 

“Orang-orangnya sudah diusulkan, ada lah nama-namanya. Kan rotasi ini juga lebih untuk kepentingan organisasi, ada juga dua kabag yang bersatu seperti perekonomian dan kerjasama jadi satu itu harus dikukuhkan,” jelasnya. (As)

 

 

 

 

 

Editor : Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *