Bogor RayaHomePemerintahan

Bima: Dibutuhkan Kolaborasi Membangun Ketahanan Keluarga

Kota Bogor – Bogor Update

Hidup itu harus melihat potret yang lebih besar, hidup itu bagai menyusun puzzle dan tidak semua orang bisa menyusun puzzle sampai selesai. Hanya orang-orang yang bisa melihat potret yang lebih besar yang bisa menyelesaikan puzzle. Tetapi jika hanya bisa melihat gambar yang kecil, maka tidak akan pernah selesai gambar secara keseluruhan.

Hal tersebut diterangkan Wali Kota Bogor Bima Arya pada saat membuka kegiatan Rapat Koordinasi dan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB Kesehatan Tingkat Kota Bogortahun 2017 di ruang Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Kamis (28/9/17).

Menurut Bima, demikian pula di Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, kalau masing-masing melihat potret yang lebih kecil tidak akan tersusun potret yang lebih besar. “Kita harus melihat potret besar Kota Bogor seperti apa. Potret besarnya Bogor adalah sebagai kota keluarga dan kota yang layak anak. Mulailah dari situ kita susun fase-fase kecilnya untuk membingkai potret yang lebih besar, yakni Bogor sebagai kota keluarga dan kota layak anak,” papar Bima.

Bima menilai Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan adalah seperti itu, menyusun dari hal yang kecil-kecil untuk membuat potret yang lebih besar dan ini membutuhkan kolaborasi. “Jadi ketahanan keluarga kedepan harus seperti apa yang kita susun. Ada dimensi utama pada Kesrak ini. Pertama, dimensi keluarga berencana dan kedua, dimensi kesehatan. Ini merupakan ujian bagi kita untuk menyusun kota yang lebih sehat,” ujarnya.

Dia menambahkan, tugas PKK sangat berat karena berbicara ketahanan keluarga dimensinya itu dimensi kesehatan, sosial dan ekonomi seperti yang digambarkan pada lirik mars PKK. Oleh karena itu, kepada jajaran Lurah sering kami sampaikan untuk tandem, kolaborasi dan bersinergi. “PKK tidak mendapat gaji namun pekerjaannya luar biasa, kehidupan keluarga sangat menentukan bagaimana bisa melakukan ketahanan keluarga,” tuturnya.

Ia mengaku selalu memberikan motivasi kepada PKK untuk terus “menjahit” mengkolaborasikan berbagai macam “pernak-pernik” yang sudah dijelaskan tadi dan diperlukan betul kolaborasi dari semua pihak, dinas, camat dan lurah serta PKK untuk mendukung ketahan keluarga yang sangat baik di Kota Bogor. (Rie)

 

 

Editor: Tobing

 

 

 

Exit mobile version