Scroll untuk baca artikel
Bogor RayaHomeNewsPemerintahan

Capaian Pembangunan Infrastruktur Jalan yang Sudah Dibangun Bupati Bogor Rudy Susmanto, 516 KM Dituntaskan dalam 1 Tahun

×

Capaian Pembangunan Infrastruktur Jalan yang Sudah Dibangun Bupati Bogor Rudy Susmanto, 516 KM Dituntaskan dalam 1 Tahun

Sebarkan artikel ini

Jalan Malasari, kecamatan Nanggung. (Dok. Pemkab)

Cibinong, BogorUpdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mencatat capaian fisik pembangunan infrastruktur yang masif sepanjang tahun pertama kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Sebanyak 516,83 kilometer jalan berhasil dibangun dan ditingkatkan dalam kurun waktu satu tahun, menjadi tonggak percepatan pembangunan dan penguatan fondasi ekonomi daerah.

Pembangunan jalan Kabupaten Bogor terus dilakukan secara merata di seluruh wilayah. Di bagian barat Kabupaten Bogor, pembangunan dan peningkatan ruas jalan terus digencarkan untuk membuka akses wilayah pertanian, pertambangan rakyat, dan kawasan permukiman yang berkembang pesat.

Wilayah Bogor Barat menjadi salah satu fokus perhatian, mencakup Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Nanggung, hingga Gunung Sindur, yang selama ini membutuhkan penguatan infrastruktur untuk menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

Di bagian timur, pembangunan jalan juga berjalan simultan guna mendukung konektivitas antar kecamatan serta memperlancar mobilitas masyarakat.

Pemerataan ini menjadi bukti komitmen bahwa pembangunan tidak terpusat di satu wilayah, melainkan menjangkau seluruh penjuru daerah.

Capaian tersebut meliputi pembangunan dan rekonstruksi jalan di berbagai wilayah Kabupaten Bogor guna meningkatkan konektivitas antar kecamatan, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka akses ekonomi masyarakat hingga ke wilayah pelosok.

Sejumlah ruas strategis yang telah dituntaskan di antaranya Jalan Sukamakmur–Arca yang menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur, Jalan Puncak Dua Sukawangi, Jalan Lingkar Singajaya–Cibodas, Jalan Cibucil Sukamaju, serta Jalan Poj Perum Asabri di Kecamatan Jonggol. Selain itu, ruas Jalan Tambang, Jalan Malasari (Nanggung), Jalan Lebak, serta Jalan Sukamakmur juga telah ditingkatkan sebagai akses vital mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian maupun kegiatan ekonomi masyarakat.

Selain pembangunan jalan, pemerintah juga merealisasikan pembuatan drainase Jonggol–Sukamakmur, pembangunan Jembatan Ciranjaya di Tanjungsari, serta rekonstruksi Jalan Weninggalih–Balekambang di Kecamatan Jonggol.

Pembangunan jalan desa turut dilakukan melalui program Satu Miliar Satu Desa, yang mendorong percepatan infrastruktur dasar di tingkat desa agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur jalan juga dilakukan secara responsif melalui tindak lanjut atas aduan masyarakat.

Berbagai ruas jalan lingkungan dan jalan penghubung desa yang sebelumnya rusak dan tidak terhitung jumlahnya, kini diperbaiki sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan riil warga di lapangan.

Secara keseluruhan, Pemkab Bogor juga menuntaskan pembangunan dan rekonstruksi 499 meter jembatan yang menjadi penghubung vital mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.

Selain itu, pembangunan infrastruktur pendukung berupa 20 kilometer drainase turut direalisasikan untuk meningkatkan kualitas lingkungan serta mengurangi potensi genangan dan banjir di sejumlah titik strategis, serta pemenuhan sarana air bersih dan sanitasi bagi 2.631 rumah di 59 desa yang tersebar di 25 kecamatan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Infrastruktur yang memadai diyakini mampu menurunkan biaya logistik, mempercepat arus perdagangan, serta mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

Pembangunan harus dirasakan merata. Di barat ada jalan yang dibangun, termasuk wilayah Parung Panjang hingga Gunung Sindur, di timur ada jalan yang ditingkatkan.

Jalan desa didorong melalui program Satu Miliar Satu Desa, dan setiap aduan masyarakat kita respons dengan perbaikan nyata.

Jalan yang baik mempercepat pergerakan ekonomi, jembatan menghubungkan harapan, dan drainase yang tertata menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Inilah komitmen kami menghadirkan pembangunan yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan capaian 516 kilometer jalan dalam satu tahun, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ritme pembangunan, memastikan kualitas konstruksi, serta memperluas dampak ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pembangunan yang masif ini menjadi fondasi kuat bagi Kabupaten Bogor untuk tumbuh lebih cepat, lebih merata, dan semakin kompetitif di tingkat regional maupun nasional. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *