Bojonggede, BogorUpdate.com – Untuk mengantisipasi abrasi dan menjaga keselamatan pengguna jalan, Pemerintah Desa Kedung Waringin, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, membangun turap beton di wilayah Kampung Glonggong RT 004/RW 005.
Pembangunan yang dilakukan di tepi sungai ini memiliki panjang 15 meter dan bertujuan untuk melindungi badan jalan serta permukiman warga dari ancaman longsor, khususnya saat musim hujan. Proyek ini mulai dikerjakan pada Kamis (18/9/25).
Turap tersebut dibangun menggunakan anggaran Bantuan Keuangan Infrastruktur (Bankeu) Tahun 2025 sebesar Rp 650 juta, dengan volume konstruksi mencapai 15,5 meter x 14,5 meter x 0,5 meter.
Kepala Desa Kedung Waringin, Nuryadi, menyampaikan bahwa pembangunan turap ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Ketika musim hujan tiba, aliran air cukup deras dan sering kali mengikis pinggiran jalan. Kalau tidak segera ditangani, bisa membahayakan pengguna jalan. Maka dari itu, proyek ini kami prioritaskan,” ujarnya.
Nuryadi juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, atas dukungan dan dorongannya dalam pelaksanaan program Bankeu 2025.
“Terimakasih pak Bupati Rudy Susmanto yang sudah menggelontorkan Bankeu. Dengan turap beton ini bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mencegah kerusakan jalan dan meningkatkan keselamatan warga,” ucapnya.
Senada dengan itu, Abdurrahman, salah satu perangkat desa, mengatakan bahwa selain sebagai penahan abrasi, turap beton ini juga berfungsi memperpanjang usia jalan desa dan menjaga kelancaran akses transportasi bagi warga.
“Ini bagian dari upaya jangka panjang kami untuk meningkatkan infrastruktur desa,” ungkapnya.
Warga setempat pun menyambut baik pembangunan ini. Seorang warga mengaku kini merasa lebih aman saat melintas di area tersebut, terutama di malam hari atau saat hujan deras.
“Dulu kami khawatir jalan bisa longsor, sekarang sudah jauh lebih tenang,” katanya.
